3 Apresiasi, 7 Catatan Kritis dan 5 Saran Konstruktif dari PGRI Flores Timur atas Rencana Pelaksanaan Pameran Pendidikan Dinas PKO Flotim 2025

Pikiran obyektif yang dibangun oleh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur di bawah ini, telah disampaikan secara tertulis ke Bupati Flores Timur pada Selasa, 20 Mei 2025.

  1. Apresiasi
  1. Rencana Pameran Pendidikan Dinas PKO Kabupaten Flores Timur dengan Tema “Cerdas Berbudaya, Flores Timur Jaya”  sangat kontekstual dan relevan dengan tantangan globalisasi serta kebutuhan pendidikan karakter berbasis budaya lokal.

2. Rencana Pameran Pendidikan Dinas PKO Kabupaten Flores Timur dengan tujuan memamerkan inovasi sekolah, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan berkualitas, memberikan informasi Upaya peningkatan kualitas pendidikan dan menampung tentang program program pendidikan, mendorong kolaborasi sekolah dan memberikan apresiasi kepada sekolah yang berprestasi merupakan tujuan – tujuan yang sangat baik demi pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Flores Timur.

3. Rencana Pameran Pendidikan Dinas PKO Kabupaten Flores Timur adalah sebuah terobosan baru di awal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur, Bapak Antonius Doni Dihen dan Bapak Igansius Boli Uran yang patut mendapat apresiasi positif.

B. Catatan Kritis

  1. Kegiatan rencana dilaksanakan pada 26–28 Mei 2025 berdekatan dengan sejumlah agenda penting sekolah diantaranya;
  1. Masa Ujian Sekolah (US) SMP
  2. Masa Ujian Sekolah (US) SD
  3. Masa pemeriksaan Nilai Hasil Ujian Sekolah SMP
  4. Masa Pemeriksanaan Nilai Ujian Sekolah SD
  5. Masa persiapan pelaksanaan Ujian Kenaikan Kelas SMP
  6. Masa Persiapan Pelaksanaan Ujian Kenaikan Kelas SD

2. Pada Dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pameran Pendidikan Tingkat Kabupaten Flores Timur, halaman 4 lampiran Time Schedule 28 Mei 2025 rencana dilaksanakan Upacara Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) hemat PGRI Flores Timur, momentumnya tidak relevan

3. Sekolah dibebani pembiayaan yang tidak dirancang dalam perencanaan tahunan (ARKAS/Dana BOS) yang sudah berjalan.

4. Sekolah yang berpartisipasi di Kabupaten sebagai perwakilan kecamatan tidak semua melalui seleksi tetapi langsung ditentukan.

5. Dalam Dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pameran Pendidikan Tingkat Kabupaten Flores Timur, tidak terdapat kepanitiaan yang lengkap hanya tertera Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, dan Kepala Dinas PKO Kabupaten Flores Timur dan juga pada Dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pameran Pendidikan Kabupaten Flores Timur tidak dicantumkan anggaran kegiatan.

6. Panitia pelaksana Pameran Pendidikan Dinas PKO Kabupaten Flores Timur sebatas memberikan sosialisasi umum, tetapi Technical Meeting terkait mata lomba yang diikuti oleh peserta tidak terlaksana.

7. Pelaksanaan Pameran Pendidikan Dinas PKO Kabupaten Flores Timur, tidak berkolaborasi dengan Organisasi Profesi, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sehingga informasi diperoleh oleh PGRI berdasarkan dokumen KAK yang disebarkan oleh Dinas PKO Kabupaten Flores Timur dan informasi dari Kepala Sekolah dan Guru yang mengikuti kegiatan sosialisasi.

C. Saran Konstruktif

  1. Reposisi rencana pelaksanaan Pameran Pendidikan dari tanggal 26, 27, 28 Mei 2025 ke waktu di masa liburan sekolah (Jadwal kegiatan dipindahkan ke minggu pertama liburan setelah ujian, misalnya pertengahan atau akhir Juni 2025). Pameran Pendidikan Flores Timur:Liburan Edukatif 2025, siswa dan guru dapat mengikuti kegiatan tanpa beban akademik, Energi peserta lebih positif karena berada di masa pasca ujian, momentum “libur bermanfaat” memperkuat citra kegiatan. Reposisi tujuan dari ajang pameran ke ruang belajar terbuka. Jadikan kegiatan sebagai sarana belajar berbasis pengalaman (experiential learning) dan praktik budaya. Kembangkan ide kreatif Workshop Mini Budaya Lokal (menganyam, menenun, cerita rakyat, tarian tradisional), Kelas Inspirasi Terbuka oleh guru-guru kreatif, Lapak Inovasi Murid bukan sekadar stan pameran.

2. Reposisi waktu memberi ruang evaluasi Dinas PKO Kabupaten Flores Timur untuk berkolaborasi dengan Organisasi Profesi dan komponen pendidikan lain yang telah terlibat dalam Focus Gruop Discussion (FGD) bersama Bupati Flores Timur untuk sama – sama mendapat peran membantu Pemerintah Daerah dalam menyukseskan Kegiatan Pameran Pendidikan

3. Reposisi waktu memberi kesempatan kepada Dinas PKO Kabupaten Flores Timur untuk dapat merencanakan anggaran lebih matang, bekerja sama Dinas Pariwisata (karena membawa nilai budaya), CSR Dunia Usaha (Bank NTT, PLN, BUMDes, koperasi sekolah, dll) sehingga sekolah hanya perlu menyiapkan konten, bukan membiayai logistik besar.

4. Reposisi waktu maka, sekolah yang tidak “terbaik” dari kecamatan bisa disiapkan juga ruang inklusif seperti “zona inspirasi” yang bisa menampilkan karya sekolah yang belum berprestasi tinggi namun punya potensi. Gunakan pendekatan zona tematik dalam pameran: Zona Budaya, Zona Sains, Zona Literasi, Zona Ekologi, Zona Digital dan Perbanyak sesi interaktif dan kolaboratif: Murid Mengajar Murid (murid dari sekolah berbeda belajar bersama) Guru Berbagi Praktik Baik lintas kecamatan.

5. Reposisi waktu maka,  Dinas PKO Kabupaten Flores Timur memiliki waktu untuk bisa membangun komunikasi dengan para guru menjelaskan alasan logis dan tahapan tahapan yang sedang diupayahkan untuk menyelesaikan hak-hak guru seperti Tunjangan Profesi Guru (TPG) Satu bulan Triwulan IV Tahun 2024 yang belum dibayar, Rapelan sejak 2019, tercecernya dokumen Daftar Keluarga (DK) yang berdampak pada kekurangan gaji guru, 50% THR dan TPG Tahun 2023, 100% THR dan TPG Tahun 2024 hingga 100% THR dan TPG Tahun 2025, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang masih menuai ketidakpuasan para guru karena beban kerja tidak dihitung, sejumlah sekolah yang belum memiliki Kepala Sekolah defenitif. Termasuk, ada kesempatan untuk mengembangkan dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pameran Pendidikan, menjadi proposal program strategis tahunan, sehingga dapat membantu kegiatan tahun 2025 dan selanjutnya bisa direplikasi di tahun-tahun berikutnya.

Demikian 3 (tiga) apresiasi, 7 (tujuh) catatan kritis dan 5 (lima) saran konstruktif yang disampaikan oleh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur sebagai bentuk tangung jawab moril dan dukungan menyukseskan pelaksanaan Pameran Pendidikan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur Tahun 2025.    (Humas PGRI Flores Timur)            

Scroll to Top