
Enam guru dari Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, lolos seleksi nasional sebagai peserta Training of Trainers (ToT) Calon Pengajar Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial. Pelatihan yang digelar oleh Educourse.id bekerja sama dengan IDT Community dan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini dilaksanakan pada 10–15 Juni 2025 di VOUK Hotel & Suites, Nusa Dua, Bali.
Keenam guru yang lolos tersebut merupakan pengurus aktif Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di tingkat cabang dan ranting. Mereka adalah Agussalim Bebe Kewa, S.T. (Sekretarias Cabang Witihama), La Ode Yusman, S.Pd., Gr (Wakil Sekretaris di Cabang Ile Mandiri), Eugenius Ifan, S.Pd., Gr (Sekretaris Bidang Kominfo di PGRI Cabang Solor Barat), Yohanes Oskar Paun, S.T., Gr (Pengurus Ranting di Cabang Adonara Barat), Emanuel Tupen Bara, S.Pd., Gr (Wakil Sekretaris PGRI Cabang Wulanggitang), dan Anastasia Akelina, S.Pd., Gr (Pengurus Ranting di Cabang Lewolema).
Direktur Utama PT Maleo Edukasi Teknologi (Educourse.id), Mutiara Hikma Mahendradatta, mengatakan peserta yang lolos atas rekomendasi yang dilakukan sebagai bentuk mengapresiasi antusiasme dan kesiapan guru-guru dari wilayah timur Indonesia untuk terlibat dalam gerakan literasi digital dan penguatan kecakapan abad ke-21.
Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Sekretaris Pengurus Besar PGRI, Wijaya, yang telah memfasilitasi komunikasi dengan pihak penyelenggara. “Mereka adalah guru-guru pilihan yang punya keberanian untuk mencoba, semangat belajar yang tinggi, dan tekad untuk berbagi. Semoga mereka kembali sebagai fasilitator yang menginspirasi,” ujarnya.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Kementerian untuk membekali guru dengan keterampilan coding dan kecerdasan artifisial, selaras dengan kebutuhan pendidikan dasar di era digital. Seusai pelatihan, para guru diharapkan mampu mentransformasikan pengalaman mereka ke dalam praktik pengajaran dan pelatihan guru lainnya di NTT, khususnya di Flores Timur.(Humas PGRI Flotim)
