PGRI FLORES TIMUR KOLABORASI DENGAN SIMPASIO INSTITUTE

Salah satu program PGRI Flores Timur yang digagas Yeny Ndadjang (Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan PGRI Flores Timur) adalah membangun semangat berwirausaha bagi kaum perempuan PGRI Flores Timur. Mewujudkan program ini, mantan Kepala SDI Supersemar yang sekarang menjadi Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar Dinas PKO Flores Timur membangun kolaborasi dengan SimpaSio Institute.

Magdalena Eda Tukan Pelaksana Harian SimpaSio Institute siap digandeng PGRI Flores Timur untuk membagikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam dunia wirausaha. Kegiatan pelatihan dalam dampingan Owner mukosarbos’s kitchen ini mengangkat topik ” Menangkap Peluang Bisnis Bagi Perempuan PGRI Di Tengah Pandemi Covid-19″. Kegiatan ini akan melibatkan 19 Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan di masing-masing PGRI Cabang se Kabupaten Flores Timur atau keterwakilan dari 19 kecamatan se Kabupaten Flores Timur, Sabtu 6 November 2021, pukul 09.00-selesai, terpusat di Aula SMPK St. Yusup Larantuka.

PGRI Flores Timur akan selalu konsisten bergerak menjaring potensi dan menciptakan ruang belajar bersama bagi guru- guru di Kabupaten Flores Timur. Perjuangan PGRI tidak untuk memenuhi kepentingan seseorang atau kelompok orang tertentu, tetapi bagaimana PGRI Flores Timur mengambil peran untuk memenuhi kebutuhan para guru di Kabupaten Flores Timur.

Kolaborasi menjadi napas dalam menciptakan sebuah perubahan. Flores Timur memiliki berjuta-juta potensi baik SDM maupun SDA, namun kenyataanya derap pembangunan belum laju. Mestinya, iklim kolaborasi diciptakan. Tidak melihat jabatan yang melekat, tetapi potensi apa yang dimiliki untuk dapat dimanfaatkan dalam mendorong perubahan. Jabatan dalam struktur secara pemerintahan sudah begitu lengkap, namun efektivitas kerja dan produktivitas dalam penciptaan perubahan tampak masih belum terang dari satu periode ke periode berikutnya.

Magdalena Oa Eda Tukan satu dari sekian perempuan Flores Timur yang memiliki talenta terbaik. Ruang luas yang diberikan bagi putri Bernadus Tukan ini, akan mampu menggerakan ratusan hingga ribuan perempuan di Flores Timur. PGRI Flores Timur memilihnya sebagai narasumber bagi para guru karena semangat, kreativitas, inovasi dan keberaniaanya melompat keluar dari zona nyaman!

MENGENAL OA EDA TUKAN

Magdalena Oa Eda Tuka

Oa Eda Tukan, dengan nama lengkap Magdalena Oa Eda Tukan lahir di Larantuka tepat pada tanggal 9 Maret 1993. Ia menamatkan pendidikan SDI Supersemar Larantuka ( Tamat 2005), SMPK St. Gabriel Larantuka (Tamat 2008), SMAK Frateran Podor Larantuka (Tamat 2011), Universitas Trisakti Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan Jurusan Teknik Planologi Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (Tamat 2015).

Putri kesayangan Bernadus Tukan ini memiliki segudang pengalaman yang menginspirasi. Pengalaman itu diantaranya, Peserta dalam “Young Leader For Eco Cities Project: Acclerating 4R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle) Awareness dan Solutions In Jakarta .” Kerjasama antara IndonesiaWISE dan Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan Ttisakti, Jakarta (2013). Kerja praktik pada LMS Yayasan Pengembangan dan Pengkajian Sosial Kab. Flores Timur pada program pemberdayaan masyarakat dalam risiki bencana (2014), Enumerator pada studi Manfaat Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Flores Timur bekerja sama dengan Circle Indonesia dan Dian Desa Kab. Flores Timur (2014), Magang di Konsultan perencanaan dan pembangunan PT. Marga Graha, Jakarta (2015).

Pengalaman lainnya, Peneliti dan Fasilitator pada Program Pengetahuan Hijau dari Lembaga Konsorsium Hijau dan MCA Indonesia di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat (2015-2016), Project Officer Indonesian Street Children Organization (ISCO) Foundation Wilayah Cipinang Besar Utara dan Cipinang Besar Selatan, Jakarta (2017), Tenaga Fasilitator Lapangan Program Sanitasi Masyarakat Kabupaten Flores Timur (2017), Fasilitator Ruang Kreasi SimpaSio Institute, Kegiatan belajar dan mendongeng bersama anak anak di Larantuka Flores Timur NTT (2016-sekarang), Pengelola lembaga arsip dan kajian sosial budaya Flores Timur SimpaSio Institute Larantuka (2016-sekarang), Aktor Nara Teater (2017-sekarang), Owner mukosarbos’s kitchen usaha kuliner olahan pangan lokal sorgum dan kelor dan Owner usaha totebag lukis kanvas nyora.id.

Oa Eda Tukan juga mengambil peran sebagai Volunteer Experience or Leadership : Fasilitator Forum Anak Kabupaten Flores (2019-sekarang), Fasilitator Youth Voice Now Childfund International di Indonesia (2020) dan Volunteer Shoes for Flores (SFF) Project Asa di Adonara (2019).

Pengalaman yang pastinya sangat menginspiasi kaum perempuan di Kabupaten Flores Timur. Oa Eda Tukan, kami Keluarga Besar PGRI Kabupaten Flores Timur menanti dengan senang hati pada Sabtu, 6 November 2021 di Aula SMPK St. Yusup Larantuka dalam giat greatif bersama perempuan PGRI Flores Timur. (Humas PGRI Flores Timur)

 

 

Scroll to Top