PIMPIN APEL KESADARAN BULAN JUNI, DORIS RIHI DESAK PIMPINAN OPD GENJOT PENYERAPAN ANGGARAN

Senin (19/06/2023), Penjabat Bupati Flores Timur, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si memimpin Apel Kesadaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur di halaman Kantor Bupati Flores Timur.

Di awal amanatnya, Penjabat Bupati mengajak seluruh peserta apel khususnya para ASN untuk terus bekerja dengan disiplin sesuai dengan Panca Prasetya Korpri yang selalu dibacakan dalam apel kesadaran.

Selanjutnya, pada apel yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kab. Flores Timur ini- secara tegas Penjabat Bupati mengharapkan perhatian yang serius dari setiap Pimpinan OPD dalam hal penyerapan anggaran. Hal ini pun ditegaskan dalam rapat di Kemendagri beberapa waktu yang lalu.

“Syukur dalam rapat di Kemendagri, kabupaten Flores Timur masuk dalam warna kuning, banyak kabupaten dan propinsi warna merah karena penyerapannya tuh sangat rendah baik pendapatan maupun belanja,” sebutnya.

Doris Rihi kemudian menjelaskan bahwa hingga bulan lalu, penyerapan pendapatan pemerintah kabupaten Flores Timur baru mencapai 34 persen, sedangkan penyerapan belanja baru mencapai 24 persen. Menurutnya, bila diatur secara baik dan efektif selama setahun, maka penyerapan anggaran ini seharusnya sudah mencapai 50 persen.

“Tetapi ini menjadi tantangan semua kita, kalau bisa digenjot lagi, dilakukan kegiatan yang luar biasa untuk penyerapan,” tekannya. Doris Rihi pun menegaskan bahwa dengan tingkat penyerapan yang baik akan memberikan peluang bagi Flores Timur untuk dapat diapresiasi oleh Kemendagri sebagai daerah dengan tingkat penyerapan anggaran yang baik.

“Jadi, saya minta kepada kita semua untuk fokus, penyerapannya masih sangat kecil, mudah-mudahan dapat diupayakan oleh kita,” tegasnya.

Selanjutnya, masih terkait dengan aspek penyerapan anggaran- bercermin pada proses pelelangan pekerjaan tahun lalu yang masih menyisahkan kegagalan proses lelang, Doris Rihi pun mengingatkan kembali proses pelelangan pekerjaan khususnya pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Suku Tokan.

“Kemarin untuk IPAL Suku Tokan belum ada yang membeli. Saya sudah minta untuk dibuka lagi. Tolong ini dikejar. Beritahu kepada saudara kita yang punya kompetensi di bidang IPAL itu, supaya mereka masuk untuk membeli,” tegasnya. Doris Rihi terus mendesak agar IPAL Suku Tokan harus didorong untuk dikerjakan, dan tidak boleh gagal dilaksanakan karena hal itu akan mengulangi kegagalan yang sama pada tahun lalu dan sangat mempengaruhi tingkat penyerapan.

Di akhir amanatnya, Doris Rihi mendesak seluruh pimpinan OPD untuk merekam semua capaian yang telah dilaksanakan hingga saat ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat yang akan disampaikan pada momentum apel peringatan HUT Proklamasi RI pada bulan Agustus mendatang.

“Itu nanti kita sampaikan pada pidato radio, sehingga menjadi catatan baik bagi masyarakat bahwa kerja pemerintah daerah sudah dilakukan dan berhasil optimal,” tutupnya.

Hadir dalam apel kesadaran ini, Pj. Sekda, Drs. Petrus Pedo Maran, M.Si, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Agustinus Ola Sabon, S.Sos, M.Si, para pimpinan OPD, pejabat eselon III, serta para staf ASN dan non-ASN lingkup Pemda Flores Timur. Bertindak sebagai perwira upacara, Kadis PPKP, Eduard J. Fernandez, S.Sos., M.Si.

[aut/ed.BBT]

Scroll to Top