
Kegiatan Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema
Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema yang terbentuk sejak tahun 2016 atau setahun setelah sekolah ini berdiri tidak pernah berhenti untuk melahirkan karya. Setiap tahun, komunitas yang dibimbing oleh Maksimus Masan Kian ini, walau sederhana selalu meninggalkan jejak program.

Tahun 2016, Priska Lolita Prada Ruron Anggota Literasi SMPN 1 Lewolema Juara III Tingkat Propinsi NTT, menulis tentang sanitasi sekolah. Tahun 2018, untuk pertama kalinya meluncurkan buku BerISBN dengan judul “Mata Pena” Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema oleh Wakil Bupati, Agustinus Payong Boli. Tahun 2019, anggota Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema atas nama Elisabeth Bota Ruron, meraih Juara 1 Lomba Menulis Essai tentang lingkungan. Tahun 2020 berhasil meluncurkan 5 buku bersamaan oleh Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hajon. Tahun 2023, Kevin Sukun Juara III Lomba Fotografer Tingkat Kabupaten Flores Timur. Tahun 2024, meluncurkan Film Pendek dengan judul “Petuah Petualang”.

Tahun Pelajaran Baru 2024/2025 untuk pertama kalinya, Selasa (7/8/24) Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema mulai menggelar kegiatan setelah sepekan yang lalu dikunjungi oleh Gol A Gong, Duta Baca Indonesia.
Kegiatan pertama ini melibatkan kurang lebih 20 anggota baru. Materi yang disajikan berupa literasi dasar seputar membaca dan menulis. Peserta dirangsang dengan video dan selanjutnya diberi kesempatan untuk berimajinasi menulis secara bebas. Tema yang diangkat sore itu adalah tentang orang tua. Peserta menulis tentang ayah dan ibu. Tulisan yang paling sederhana, tentang perasaan.

Maksimus Masan Kian, Pembimbing Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema, mengatakan semangat anak anak mesti dijemput dan dirawat hingga dikembangkan. “Anak-anak yang baru tamat di SD, memilih masuk di SMPN 1 Lewolema menjadi hal perlu disyukuri. Bakat dan potensi mereka mesti difasilitasi dengan baik,”kata Maksi. (Humas PGRI Flores Timur)
