9 MATA LOMBA MERIAHKAN HARI PRAMUKA TAHUN 2024

Hari Pramuka tahun 2024 akan dipusatkan di Pulau Adonara, tepatnya di Kecamatan Adonara. Untuk meriahkan Hari Pramuka tahun ini di Bumi Perkemahan, panitia telah menyiapkan 9 mata lomba.

Sembilan mata lomba dimaksud diantaranya, lomba semaphore antar penggalang, lomba pionering, lomba reportase, semaphore, tali temali, kuliner lokal, api gesek, video kreator dan lomba kemah terbaik (galang, tegak, dega)

Berikut petunjuk teknis sembilan mata lomba yang akan dilombakan. Pertama, lomba lomba semaphore antar penggalang, bendera semaphore disiapkan oleh peserta, setiap regu menyertakan 3 penggalang, pada saat lomba peserta wajib menggunakan seragam Pramuka lengkap, penilaian meliputi, kecepatan menerima berita dan mengirim, atribut seragam Pramuka Penggalang.

Kedua, Lomba Pionering, untuk penegak pionering kreatif dalam bentuk bangunan rumah atau perahu dan lain-lain. Untuk penggalang, pionering dasar dan dapat dikreasikan. Ketentuan lomba diantaranya, peserta wajib mengenakan seragam pramuka lengkap, peserta 8 orang disetiap regu/sangga, menampilkan satu jenis pionering dengan alokasi waktu 60 menit, bahan dan kelengkapan disiapkan sendiri oleh peserta, bahan menggunakan bambu atau tongkat Pramuka dan tali Pramuka, terdapat identitas pionering (nama bangunan), boleh membawa alat bantu pembuatan atau penahan berupa kayu patok sepanjang 50 cm. Penilaian, kreativitas (0-30), kekuatan (0-20), kerapian (0-20), ketepatan ikatan dan simpul (0-30). Jika melanggar ketentuan maka akan dikenakan pengurangan skor sebesar 25% dari nilai total yang didapat.

Lomba reportase, terbuka untuk penggalang dan penegak. Materi liputan dalam bentuk live news dengan memperhatikan (5W + 1 H) dengan tetap berpedoman pada moto Kreatif, terampil dan berkarakter. Menggunakan media camera android atau camera jenis lainnya, hasil karya sendiri/orginal peserta tanpa didampingi oleh orang lain, lomba kegiatan reportase dilaksanakan 12-14 Agustus 2024 pukul 22.00WITA , durasi 5-7 menit, liputan dikirim ke panitia, link akan disampaikan panitia saat pendaftaran. Penilaian meliputi, penampilan, memenuhi kaidah (5W + 1 H), berita terbanyak, berita tercepat, berita terunik.

Lomba semaphore, setiap Gudep penggalang mengirimkan 3 orang peserta, memakai seragam Pramuka lengkap, membawa alat tulis dan bendera semaphore, setiap regu akan diberikan 2 soal (terima dan mengirim berita) jawaban terima berita ditulis dalam lembaran jawaban, penilaian tercepat dan tepat.

Lomba tali temali, lomba ini diperuntukan bagi penggalang yang berpangkalan di Sekolah Dasar, setiap pangkalan mengirim 3 orang peserta, berpakian Pramuka lengkap, membawa dua tongkat dan tali Pramuka, dilarang memotong tali.

Lomba Memasak Kuliner lokal, peserta berjumlah 3 orang per regu dan wajib mengenakan seragam Pramuka, bahan dan alat masak disiapkan oleh peserta, tidak menggunakan alat masak dari kompor atau menggunakan listrik, peserta membuat api dengan menggunakan alat sederhana (api gesek), wajib melakukan proses pengolahan sampai penyajian pada tempat yang telah ditentukan panitia, waktu memasak 60 menit, peserta mempersentasikan hasil olahannya, penilaian meliputi, cita rasa, teknik memasak (besar api, proses memasak), penampilan (warna, bentuk, bau, tekstur), penyajian (garnish), kebersihan (kebersihan alat dan bahan) ketepatan waktu memasak, proses (0-20) cita rasa (0-20), penampilan (0-20), kebersihan (0-20), waktu (0-10), penyajian (0-10).

Lomba api gesek, jenis lomba ini akan dilaksanakan bersamaan dengan Lomba memasak kuliner lokal, pembuatan api baru dilakukan oleh peserta Lomba Kuliner.

Lomba video kreator, syaratnya lomba video kreator untuk penegak dan pandega serta Pembina, durasi 5-7 menit, link video akan disampaikan pada saat pendaftaran, video tidak mengandung unsur sara dan pornografi, berpedoman pada moto “kreatif, terampil, dan berkarakter.

Lomba kemah terbaik (galang, tegak, dega), penilaian kebersihan, keindahan, penataan kemah dan adanya konsep adaptasi perubahan iklim.

Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur memberikan apresiasi atas kreasi Panitia Perkemahan menyongsong HUT Pramuka Tahun 2024 yang telah menyiapkan berbagai kegiatan menarik dan semarak. “PGRI Flores Timur memberikan apresiasi kepada Panitia HUT Pramuka Tahun 2024 yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan Kemah Pramuka tahun ini. Kami berharap, sekolah-sekolah dapat terlibat aktif sebab di bumi perkemahan, anak akan digembleng mental dan karakternya. Konsep merdeka belajar boleh dipelajari di dalam kelas, tetapi di bumi perkemahan, anak anak benar-benar mempraktikannya,”kata Maksi. (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top