
Fandi Setiyanto/ Sekretaris PGRI Kabupaten Flores Timur
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur menggelar webinar bertajuk “Membangun Pendidikan Karakter Tematik di Sekolah” pada 20 hingga 30 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius PGRI dalam menumbuhkan karakter positif peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan tematik.
Webinar ini menghadirkan enam sub tema menarik yang sangat relevan dengan dinamika pendidikan saat ini. Mulai dari pembentukan kedisiplinan melalui sub tema “Jam Sekolah, Jamnya Aku!”, hingga penguatan kepercayaan diri dalam “Percaya Diri, Menuju Sukses!”. Seluruh tema dirancang untuk menggugah kesadaran guru, siswa, dan orang tua akan pentingnya pendidikan karakter sejak dini.
Sekretaris PGRI Kabupaten Flores Timur, Fandi Setiyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk peserta didik. Menurutnya, pembelajaran di sekolah tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga memberi ruang besar bagi pengembangan karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kreativitas. “Dengan memanfaatkan kesempatan ini, guru dapat membantu peserta didik membangun karakter yang kuat dan positif,” ungkapnya.

Salah satu sub tema yang paling menyita perhatian adalah “Kreator Muda Berkarya!” yang mendorong peserta didik untuk menulis dan menerbitkan karya buku ber-ISBN. Sub tema ini menjadi bentuk nyata bahwa pendidikan karakter tidak hanya sebatas teori, tetapi diwujudkan melalui aksi dan kreativitas yang membanggakan.
Sub tema lain seperti “Bersih Sekolah, Bersih Hati!” juga tak kalah inspiratif. Melalui program Jumat Bersih dan Bank Sampah, siswa diajak untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus belajar manajemen sampah yang berkelanjutan. Ini menjadi bagian penting dalam menanamkan tanggung jawab sosial dan cinta lingkungan.
Webinar ini juga menjadi wadah kolaborasi antara sekolah dan komunitas sebagaimana diangkat dalam sub tema “Sinergi Sekolah dan Komunitas!”. Peserta webinar diajak untuk melihat pentingnya kemitraan antara sekolah dengan orang tua, komunitas lokal, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun karakter siswa yang utuh.
Kegiatan ini turut mendukung gagasan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur, Ir. Anton Doni Dihen dan Ignasius Boli Uran, S.Fil., khususnya pada aspek penerapan Pendidikan Karakter Tematik di sekolah-sekolah. Hal ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru dalam mendorong kemajuan pendidikan.
Fandi Setiyanto berharap, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi guru di Flores Timur, tetapi juga memberi inspirasi bagi guru di seluruh NTT dan Nusantara yang turut berpartisipasi dalam webinar. “Kita ingin gerakan pendidikan karakter ini menjadi arus utama dalam pembelajaran di sekolah,” tegasnya.
Webinar ini disambut antusias oleh para peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Para guru menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat aplikatif dan memberi mereka semangat baru untuk membina karakter siswa secara lebih kreatif dan menyenangkan.
Dengan semangat kolaboratif dan penuh inovasi, PGRI Flores Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan karakter. Pendidikan karakter tematik menjadi kunci menuju generasi yang siap menghadapi tantangan zaman. (Humas PGRI Flores Timur)
