Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Flores Timur Teken MoU dengan PGRI: Perkuat Literasi dan Kearsipan Daerah

Teken MoU Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Flores Timur, Rabu 11 Juni 2025

Dalam semangat kolaborasi untuk membangun budaya literasi dan penguatan pengelolaan arsip di Kabupaten Flores Timur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Flores Timur resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Marianus Nobo Waton, S.E, dan Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian, S.Pd, pada Rabu, 11 Juni 2025, di Larantuka.

Dalam sambutannya, Marianus menyampaikan antusiasmenya atas kerja sama ini, “Kami senang dan terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak manapun yang memiliki semangat membangun. PGRI Flores Timur menjadi lembaga pertama yang menjalin kerja sama dengan kami. Mari bersama mengembangkan kegiatan edukatif dan bermanfaat, demi kemajuan literasi dan pengelolaan arsip di Flores Timur.”

Senada dengan itu, Maksimus Masan Kian menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan semangat sinergi yang dibangun. “PGRI Flores Timur siap mendukung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam menjalankan berbagai program literasi dan dokumentasi. Kerja sama ini akan melahirkan program-program nyata yang menyentuh sekolah, guru, dan masyarakat,” ungkapnya.

MoU ini memuat sejumlah poin strategis, di antaranya pengembangan program literasi di sekolah dan masyarakat, peningkatan kapasitas guru dan pustakawan, pengelolaan arsip organisasi pendidikan, serta penerbitan dan promosi karya tulis guru dan siswa. Kerja sama ini juga mencakup dukungan dalam peringatan Hari Literasi Nasional dan Internasional.

Dalam pasal-pasal perjanjian, disepakati bahwa kerja sama ini berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama. Segala bentuk kegiatan dapat dibiayai secara mandiri oleh masing-masing pihak atau melalui sumber lain yang sah. Selain itu, perjanjian ini juga mengatur mekanisme dalam kondisi Force Majeure agar pelaksanaan program tetap terjaga keberlanjutannya.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak awal sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola informasi daerah, dalam menjawab tantangan zaman dan mendorong terciptanya generasi pembelajar sepanjang hayat di Flores Timur. (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top