
Penjabat Bupati Flores Timur, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si dalam kunjungan perdana ke SMPN 1 Lewolema, Kamis (2/6/22) memberi pesan khusus kepada guru- guru untuk dapat menggunakan media sosial secara etis, beradab dan bermanfaat.

Menurut Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Provinsi NTT ini, perkembangan dunia digitalisasi begitu cepat. Arus informasi dan teknologi berubah dari waktu ke waktu. Masing-masing memberi dampak positif dan negatif. Ada sejumlah hal positif dari penggunaan media sosial saat ini, tetapi juga tidak bisa dinafikan, ada dampak negatif jika tidak dikelolah secara baik.
“Saya berpesan kepada teman -teman guru di SMPN 1 Lewolema, juga kepada seluruh warga Flores Timur agar bijak menggunakan media sosial. Manfaatkan media sosial secara etis, beradab dan bermanfaat. Saya selalu mengikuti informasi di media, dan jujur ya, masih sangat banyak akun yang setiap hari hanya mencerca orang, menampilkan kelemahan orang lain, menyebarkan hoaks dan lain-lain. Kita berharap, ke depan kita semakin bijak dan cerdas menggunakan media sosial. Saat jari kita menekan tools pada gadget kita, sesungguhnya di hadapan kita ada ribuan manusia lain yang akan membacanya tulisan kita,” kata Doris.
Manfaatkan media sosial secara etis, beradab dan bermanfaat. Saya selalu mengikuti informasi di media, dan jujur ya, masih sangat banyak akun yang setiap hari hanya mencerca orang, menampilkan kelemahan orang lain, menyebarkan hoaks dan lain-lain (Doris Rihi)
Lulusan STPDN angkatan pertama yang pernah mengikuti wajib militer (Wamil) di Pusat Persenjataan Infanteri (Pussenif) mengatakan, ada sejumlah orang berhasil dan sukses berkat memanfaatkan media sosial secara efektif yang memberikan efek posifif. “Bisa diakses di media, ada sejumlah orang yang sukses berkat penggunaan media sosial secara bijak dan memberi manfaat positif. Pola pikir pengunaan media sosial mesti diubah ke arah yang positif,” kata Doris.
Untuk diketahui, Penjabat Bupati Flores Timur berkunjung ke SMPN 1 Lewolema dengan tujuan memantau salah satu gedung yang terbakar sejak 3 Oktober 2021 yang lalu. Ia berjanji untuk segera menyelesaikan, sebab sarana dan prasarana sekolah sangat berpengaruh pada upaya peningkatan mutu pendidikan.

Usai melakukan kunjungan ke SMPN 1 Lewolema, penjabat juga melakukan kunjungan ke Puskesmas Welo yang tidak jauh dari sekolah. Di tempat ini, ia berpesan kepada petugas puskemas, Bidan dan Perawat untuk memberi pelayanan dengan hati kepada semua pasien. “Berikan senyuman, layani dengan hati, itu obat yang dirindukan oleh pasien saat datang ke sini,” katanya
