Empat Gagasan PGRI Flores Timur Pada Forum FGD Bidang Pendidikan

Dalam Forum Group Discussion (FGD) bidang pendidikan, bersama Bupati Flores Timur, Rabu (23/4/25) PGRI Flores Timur menghadirkan empat gagasan yang sarat visi dan menyentuh langsung kebutuhan riil pendidikan di tanah Lamaholot. Gagasan-gagasan ini tidak hanya menjawab tantangan zaman, tetapi juga menumbuhkan harapan baru dari Lewo untuk Indonesia, bahkan dunia. Berikut empat gagasan utama tersebut:

1. Aksesibilitas: BIS PELITA (Pelayan Antar Pelajar Tanpa Hambatan)

Pertanyaan mendasar yang diajukan: Apakah bis sekolah itu kebutuhan? Jawabannya: sangat dibutuhkan!

Di banyak wilayah Flores Timur, terutama pelosok, akses menuju sekolah masih menjadi tantangan besar bagi peserta didik. Untuk itu, BIS PELITA hadir sebagai solusi. Sebuah kendaraan khusus yang siap menjangkau anak-anak dari keluarga ekonomi lemah. Desain bis akan menonjolkan identitas lokal Lamaholot dengan warna khas dan logo menarik yang mencerminkan semangat pelayanan. Setiap anak penerima manfaat akan dibekali kartu identitas khusus, sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Dari kampung ke sekolah, tanpa hambatan, tanpa beban.”

2. Kualitas: SEKOLAH HARAPAN LEWOTANA

Sebuah ide kecil yang akan membawa perubahan besar: memilih satu hingga tiga sekolah per daratan (Flores, Adonara, Solor) sebagai model unggulan pendidikan Flores Timur.

Mereka akan tetap memakai nama sekolah masing-masing secara administratif, tetapi akan di-branding sebagai SEKOLAH HARAPAN LEWOTANA. Sekolah ini akan menjadi pusat pembelajaran berkualitas dengan kepala sekolah terbaik, guru-guru pilihan, metode ajar terkini, dan budaya sekolah yang memotivasi. Semua ide dan inovasi pendidikan akan ditanam dan diuji coba di sekolah ini, sebelum disebarluaskan ke sekolah lainnya.

“Sekolah di sini (di Lewo) tumbuh dan bekerja di sana (di mana-mana).”

3. Relevansi: LEWO TECH SCHOOL

Zaman bergerak cepat, teknologi menjadi kunci masa depan. Maka lahirlah gagasan LEWO TECH SCHOOL sekolah berbasis teknologi yang dibangun dari kearifan lokal namun berpandangan global.

Satu sekolah akan dipilih dan diintervensi secara menyeluruh untuk menjadi pelopor teknologi pendidikan di Flores Timur. Sekolah ini akan menjadi simbol “Future School dari Lewo”, dengan pendekatan ATM: Amati, Tiru, dan Modifikasi. Tetapi lebih dari itu, LEWO TECH SCHOOL akan menjadi rumah inovasi digital, tempat tumbuhnya generasi melek teknologi yang tetap membumi pada nilai-nilai lokal.

“Teknologi dari Lewo untuk Dunia.”

4. Tata Kelola: ADMIN SMART (Administrasi Cerdas, Pelayanan Berkualitas)

Dalam era digital, tata kelola pendidikan yang efisien dan akuntabel adalah keharusan. Oleh karena itu, ADMIN SMART hadir sebagai solusi. Sebuah sistem berbasis website terpadu yang akan menjadi pusat data, informasi, dan komunikasi digital seluruh sekolah di Flores Timur.

Website ini tidak hanya menyimpan data, tapi juga melayani dengan cepat dan transparan, menjadi wajah baru birokrasi pendidikan yang profesional dan humanis.

“Cerdas dalam sistem, berkualitas dalam pelayanan.”

Dari Lamaholot untuk Nusantara

Empat gagasan ini bukan sekadar wacana. Ia adalah cermin dari semangat kolaborasi dan harapan baru. PGRI Flores Timur menunjukkan bahwa perubahan dimulai dari keberanian untuk bermimpi dan bertindak. Dengan BIS PELITA, SEKOLAH HARAPAN LEWOTANA, LEWO TECH SCHOOL, dan ADMIN SMART, Flores Timur menegaskan diri: pendidikan harus inklusif, berkualitas, relevan, dan terkelola dengan baik.

“Flores Timur bukan tertinggal, hanya sedang menyiapkan lompatan.”

Scroll to Top