Intisari Pidato Presiden RI Prabowo Hardiknas 2025

Program Hasil Terbaik Cepat Presiden (PHTCP)

I. Pendidikan sebagai Fondasi Bangsa

  1. Pendidikan adalah jalan yang sangat menentukan bagi kebangkitan suatu bangsa dan negara.
  2. Tidak mungkin kita menjadi negara sejahtera, tidak mungkin menjadi negara maju, jika pendidikan kita tidak baik dan tidak berhasil.
  3. Pemerintah Indonesia dari masa ke masa selalu menempatkan pendidikan sebagai hal yang utama.
  4. Di bidang pendidikan, Indonesia menempatkan anggaran tertinggi dalam APBN jika dibandingkan dengan negara lain, yakni lebih dari 22%. Ini mungkin yang tertinggi dalam sejarah.

II. Pendidikan Menentukan Masa Depan Bangsa

  1. Membangun negeri harus dilakukan dengan kecerdasan, kearifan, hati yang bersih, dan kejujuran. Pendidikanlah yang menentukan apakah negara ini akan menjadi negara miskin atau negara yang baik bagi rakyatnya.
  2. Mari kita bertanya dan jujur kepada diri sendiri: apakah anggaran pendidikan yang sudah besar selama bertahun-tahun benar-benar sampai pada tujuan yang diharapkan?

III. Kondisi Fisik dan Infrastruktur Sekolah

  1. Kita masih melihat banyak sekolah yang rusak. Padahal anggarannya ada. Misalnya, ada sekolah yang hanya memiliki satu toilet atau WC. Ini menjadi tanggung jawab walikota, bupati, dan gubernur.
    Saya dan para menteri terus mengecek dan menyadari bahwa dana sebesar Rp16 triliun hanya cukup untuk membangun 11 ribu sekolah dari total 330 ribu sekolah yang ada. Jika dibiarkan, butuh 30 tahun untuk memperbaiki semuanya. Kita tidak boleh menyerah.
    Maka, saya berupaya melakukan penghematan terus-menerus agar kita bisa memperbaiki sebanyak mungkin sekolah dalam waktu sesingkat mungkin.

IV. Pengelolaan Anggaran dan Sumber Daya

  1. Terus saya pikirkan: bagaimana kita mencari dana? Bagaimana mengelola kekayaan negara kita? Karena selama ini masih banyak kekayaan Indonesia yang bocor dan tidak sampai ke rakyat.
  2. Saya selalu mengimbau kepada para menteri, pejabat, dan birokrat: berbuatlah baik untuk rakyat. Anda diangkat dan dibiayai oleh negara. Jangan selewengkan atau korupsi anggaran rakyat dengan berbagai cara.
  3. Akan ada banyak kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan aparat, ASN, guru, dan pejabat kita. Saya bahkan sudah merencanakan kenaikan gaji hakim, agar mereka tidak bisa disogok dan hukum dapat ditegakkan dengan baik.

V. Manajemen Cerdas dan Efisien

  1. Jika kita melaksanakan pengelolaan dan manajemen yang baik—dengan akal sehat—maka setiap dana dapat dikelola sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat. Dengan itu, kita bisa mempercepat perbaikan sendi-sendi kehidupan bangsa, termasuk memperbaiki sekolah-sekolah. Ini adalah sasaran utama kita.

VI. Prinsip “Hasil Terbaik Cepat”

  1. Saya memperkenalkan prinsip Hasil Terbaik Cepat. Kita harus menghimpun otak-otak terbaik bangsa untuk mencari solusi yang terbaik dan tercepat.
    Bukan sekadar terbaik, tetapi diselesaikan dalam 30 tahun. Bukan terbaik, tapi tidak jelas kapan selesai. Harus terbaik dan cepat!
    Ini kewajiban. Ini tuntutan zaman. Negara lain sedang berlari menuju kemajuan. Kita tidak boleh tertinggal. Kita adalah negara besar dan kaya—tidak pantas jika kekayaan kita tidak dijaga.

VII. Digitalisasi Pendidikan

  1. Jika kekayaan negara kita jaga dan kelola dengan baik, maka sumber daya tersebut dapat digunakan optimal untuk pendidikan. Inilah tujuan utama pemerintahan yang saya pimpin.
  2. Saya ingin semua sekolah mengalami digitalisasi. Kita akan pasang layar televisi di setiap sekolah untuk menayangkan pelajaran-pelajaran terbaik. Ini sangat bermanfaat, terutama untuk daerah 3T maupun kota yang mengalami keterbatasan tenaga pengajar.
  3. Kita akan kumpulkan ratusan guru terbaik, pusatkan di studio, dan mereka akan mengajar untuk seluruh sekolah di Indonesia. Ini akan sangat membantu sekolah-sekolah di seluruh negeri.

Dokumen       : Pgri Flores Timur di akses dari https://www.youtube.com/watch?v=7wh8Jl1cWeg pada Minggu 4 Mei 2025

Scroll to Top