
Hidup berorganisasi ada Anggaran Dasar ( AD) Anggaran Rumah Tangga (ART). Ada koridor dan rel yang sudah jelas. Siapapun dia, wajib patuh dan tunduk pada aturan organisasi. AD ART organisasi adalah panglima.
Pertanyaannya, bagaimana kalau AD ART organisasi diobok-obok, ditabrak, diinjak dan tidak dihiraukan oleh oknum yang tidak bertangungjawab? Jawabannya adalah lawan dan musnahkan. Kalau ada laut di sekitar, bila perlu tenggelamkan!
Pada level AD ART saja dilanggar dengan membabi buta, apa yang diharapkan? Napsu berkuasa, tamak, dan tidak tahu malu telah membutakan mata dan hati. Bukannya menggerakan seluruh energi positif untuk membangun organisasi, malah yang terjadi menggerakan seluruh energi negatif untuk merusak organisasi.
Kami ingatkan ya, jangan bermain-main dengan api, sebab akan membakar dirimu sendiri. Kami di daerah ini tidak bodoh bodoh amatlah! Jangan sok hebat dengan napsu berkuasa lalu seruduk san seruduk sini. Mau sampai di mana? Kebenaran akan menemukan jalannya pun niat jahat akan menemukan jalannya.
Sebagai aktivis organisasi, kita memahami apa itu dinamika organisasi. Bukan semua hal yang tabrak bodoh AD ART lalu berlindung dengan menepuk dada, ini adalah dinamika organisasi, dan itu biasa. Tidak seperti itu bos.
Mau terus bermain-main dengan api? Tunggulah waktunya untuk tiba, akan membakar dirimu sendiri.
