
Thomas Are, Sekretaris Bidang Dokumentasi, Informasi, dan Publikasi PGRI Flores Timur
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur menyambut baik wacana penerapan Pendidikan Karakter Tematik yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur. Sebagai bentuk dukungan konkret, PGRI Flores Timur akan memberikan apresiasi kepada 10 (sepuluh) sekolah dan 10 (sepuluh) desa yang telah menerapkan pendekatan pendidikan berbasis karakter secara tematik di lingkungannya.
Tiga sekolah yang sudah mendaftar untuk mengikuti proses penilaian apresiasi ini adalah SDK La Mennais, SMP Negeri 3 Tanjung Bunga, dan SDK Kolilanang. Ketiga sekolah ini siap mengirimkan karya dan dokumentasi implementasi pendidikan karakter tematik untuk dinilai oleh tim PGRI Flores Timur.
Thomas Are, Sekretaris Bidang Dokumentasi, Informasi, dan Publikasi PGRI Flores Timur, menyampaikan bahwa PGRI telah menyiapkan petunjuk teknis (juknis) rinci terkait mekanisme apresiasi ini. Selain dalam bentuk dokumen resmi, juknis tersebut juga telah disosialisasikan melalui flyer dan surat elektronik, serta dibagikan di grup resmi RUMAH GURU PGRI dan ke sekolah-sekolah serta desa-desa yang menjadi sasaran program.
Menurut Thomas Are, penerapan pendidikan karakter harus disertai dengan aksi nyata dari setiap nilai karakter yang diajarkan. “Kita mendorong setiap elemen sekolah dan masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam tindakan sehari-hari, sehingga implementasinya lebih mudah diukur saat proses penilaian,” jelasnya.
Lebih lanjut, Thomas menambahkan bahwa apresiasi ini tidak dilakukan dalam bentuk perlombaan untuk menentukan juara 1, 2, atau 3. “Ini lebih pada pemberian ruang belajar bersama dan penghargaan atas usaha nyata dalam membangun pendidikan karakter di sekolah dan desa masing-masing,” ungkapnya.
PGRI Flores Timur juga merencanakan penilaian lapangan untuk memastikan bahwa karya yang dikirimkan sesuai dengan kenyataan di lokasi. Penilaian ini bertujuan agar apresiasi yang diberikan benar-benar berdasarkan pada bukti nyata dari pelaksanaan pendidikan karakter tematik.
Program ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi sekolah dan desa lainnya di Flores Timur untuk lebih serius mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, budaya pendidikan berbasis nilai-nilai luhur dapat tumbuh kuat dari akar rumput hingga tingkat institusi. (Humas PGRI Flores Timur)
