PERMATA INDONESI KUNJUNGI SMPN 1 LEWOLEMA BERI SOSIALISASI DAN EDUKASI TENTANG PENYAKIT KUSTA

Perhimpunan Mandiri Kusta Indonesia (PERMATA), Sabtu 16 November 2024 berkunjung ke SMP Negeri 1 Lewolema. Kunjungan tersebut, bermaksud memberikan sosialisasi dan edukasi terkait penyakit Kusta.

Program ini terlaksana, berkat kolaborasi SMPN 1 Lewolema dengan PERMATA untuk memberikan informasi dini kepada Peserta Didik terkait menjaga kesehatan. Program ini dipandang penting, memberikan edukasi terkait penyakit kusta.

Kepala SMPN 1 Lewolema, Wilbrodus K. Wungbelen, S.Pd dalam sambutan pembukaanya menyampaikan terima kasih kepada Tim PERMATA yang memilih SMPN 1 Lewolema untuk melakukan sosialisasi juga edukasi terkait penyakit Kusta.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PERMATA karena dapat berkolaborasi dengan SMPN 1 Lewolema. Rasa bangga sekolah kami dikunjungi PERMATA. Kami berpandangan, sosialisasi dan edukasi terkait penyakit kusta sangat penting sebagai pengetahuan dini bagi peserta didik SMPN 1 Lewolema,”kata Wilbrodus.

Omri Neno, Ketua Tim Perhimpunan Mandiri Kusta Indonesia dalam paparan materinya diawal memaparkan profil PERMATA, selanjutnya menyampaikan materi terkait penyakit kusta.

Omri Neno dalam paparannya menyampaikan visi PERMATA adalah bebas stigma dan diskriminasi menuju hidup yang lebih layak.

“Ada sejumlah program kerja permata yakni, advokasi kebijakan terkait penyakit kusta, kampanye kesadaran publik, pendampingan dan dukungan sebaya bagi orang yang mengalami kusta, pelatihan penguatan kapasitas organisasi, perluasan wilayah organisasi permata, dan membangun kemitraan pemerintah, NGO, media, Kampus, Pengusaha,”kata Omri.

Sementara dalam penjelasan terkait penyakit kusta, Omri memaparkan bahwa penyakit kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman kusta MICROBACTERIUM LEPRAE yang menyerang kulit dan saraf. Ada dua jenis kusta yakni, kusta tipe kering (pause basiler) jumlah bercak kusta 1-5, kusta tipe basah (multi basiler) jumlah bercak kusta lebih dari 5.

“Anak -anak, Bapa Ibu Guru, ada 5 tanda utama kusta yang dapat terlihat pada kulit yakni, bercak merah, bercak putih, tidak gatal, tidak sakit dan tidak sembuh dengan obat kulit biasa. Saya dapat mengingatkan bahwa, kusta bukan disebabkan oleh guna-guna, aib, kutukan. Kusta dapat disembuhkan, stop stigma dan diakriminasi terhadap orang kusta. Obat kusta bisa diperoleh secara gratis di Puskesmas. Adapun tujuan pengobatan yakni, memutuskan mata rantai penularan, menyembuhkan penderita, dan mencegah kecacatan atau disabilitas,”kata Omri.

Salah satu peserta Putri Beku Mura, Siswa SMPN 1 Lewolema mengaku bangg dengan kehadiran PERMATA di SMPN 1 Lewolema. “Saya merasa bangga dengan kehadiran Permata di SMPN 1 Lewolema. Saya mendapat banyak informasi terkait penyakit kusta dan juga mendapat banyak pengalaman dari Tim Permata yang sembuh dari penyakit kusta.

Scroll to Top