PGRI FLORES TIMUR BUKA LAYANAN PENGISIAN E- KINERJA DI PLATFORM MERDEKA MENGAJAR

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur dalam perannya sebagai Organisasi Profesi terus memberi diri dengan pelayanan kepada para guru yang membutuhkan.
Apapun kebutuhan guru, sepanjang bisa dibantu, akan diberikan pelayanan secara baik.

Saat ini, para guru di Kabupaten Flores Timur dalam urusan peningkatan profesionalisme sesuai tuntutan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) harus mengisi E -Kinerja. Apa yang telah direncanakan, dan dilaksanakan saatnya ditunjukkan melalui bukti fisik yang diupload dalam bentuk sertifikat atau laporan.

PGRI Flores Timur membuka pelayanan pada sore hari di Sekretariat PGRI Kabupaten Flores Timur membantu para guru yang mengalami kendala atau kesulitan dalam pengisian E-Kinerja. Pelayanan dilakukan oleh bagian sekretariat PGRI Kabupaten Flores Timur secara gratis. Sabtu (11/5/24) para guru dari SMPS Baipito, Watowiti mendapat pelayanan. Mereka diantaranya, Namri Ridwan, S. Pd. Gr, Ratna Uly, S. Pd. Gr, Maria Yosefina Kese Hewen, S. Pd, Agnetis Da Noa, S.Pd, dan Hironimus Mean Sao.

Ratna Uly, salah satu guru yang mendapat pelayanan dari PGRI Kabupaten Flores Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PGRI Flores Timur yang selalu membantu para guru saat mengalami kendala. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PGRI Kabupaten Flores Timur yang selalu membantu para guru saat mengalami kendala. Terkait pengisian E-kinerja sangat penting bagi kami guru dan peningkatan profesionalisme,”kata Ratna.

Fandi Setiyanto, Wakil Sekretaris PGRI Kabupaten Flores Timur yang melakukan pelayanan kepada para guru mengatakan misi PGRI adalah pelayanan, sehingga Ketua kami Maksimus Masan Kian, selalu mendorong kami untuk mengutamakan pelayanan. “Oleh Pa Ketua, kami selalu didorong untuk mengutamakan pelayanan. Para guru untuk kepentingan apapun, menjadi prioritas pelayanan dari PGRI Flores Timur. Jika para guru datang dengan kesulitan, mereka harus kembali dengan senyuman. Ini tentang prinsip pelayanan yang baik,”kata Fandi.

Scroll to Top