PGRI Flores Timur Gelar Webinar Edukasi: Bangun Disiplin Waktu di Kalangan Siswa

Maria Ningsi/ Narasumber

Dalam rangka memperingati Bulan Edukasi 2025, PGRI Kabupaten Flores Timur kembali menggelar sebuah webinar inspiratif yang mengangkat tema “Jam Sekolah, Jamnya Aku! Membangun Semangat Datang ke Sekolah Tepat Waktu.” Webinar ini berlangsung pada Rabu, 28 Mei 2025 dan menghadirkan narasumber Maria Ningsi, S.Pd., Gr, seorang guru kelas di SD Inpres Pledo yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Pendidikan Formal dan Non Formal PGRI Cabang Witihama sejak 2022.

Kegiatan daring ini diikuti oleh puluhan guru dan penggiat pendidikan dari berbagai penjuru Flores Timur. Dalam paparannya, Maria Ningsi menekankan pentingnya disiplin waktu sebagai pilar utama pembentukan karakter peserta didik. “Disiplin bukan hanya soal keteraturan, tetapi bagian dari tanggung jawab moral untuk menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas,” ujarnya.

Maria menjelaskan bahwa tantangan kedisiplinan waktu di kalangan siswa dapat berasal dari dua faktor utama: internal dan eksternal. Motivasi pribadi dan minat belajar menjadi faktor internal penting, sementara pengaruh teman, lingkungan rumah, serta teknologi merupakan faktor eksternal yang dapat mengganggu.

“Ketika motivasi internal siswa kuat, maka faktor-faktor luar tidak lagi menjadi penghambat. Namun, guru harus jadi teladan. Jangan harap siswa datang tepat waktu jika gurunya pun sering terlambat,” tutur Maria dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut.

Webinar ini juga memaparkan beberapa strategi membangun kedisiplinan waktu, seperti memberikan keteladanan, membuat kesepakatan bersama di kelas, menjaga konsistensi aturan, dan menerapkan sikap tegas yang edukatif tanpa intimidasi. Menurut Maria, konsistensi adalah kunci dari keberhasilan semua strategi tersebut.

Selain teori, Maria juga membagikan contoh praktik baik dari beberapa sekolah di Flores Timur. Di antaranya adalah strategi penempatan guru piket berdasarkan domisili dan karakter, serta pembiasaan menyambut siswa di gerbang setiap pagi. Praktik ini, menurut Maria, mampu meningkatkan semangat dan kedisiplinan siswa dalam hadir tepat waktu ke sekolah.

Praktik baik lainnya termasuk membiasakan guru menyambut siswa di depan kelas sebelum pelajaran dimulai dan melakukan kunjungan rumah (home visit) terhadap siswa yang sering datang terlambat. “Ini menunjukkan kepedulian dan membangun ikatan yang lebih kuat antara sekolah dan keluarga,” tambahnya.

Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Maria Ningsi dan seluruh peserta yang telah mengikuti webinar. Ia menegaskan komitmen PGRI dalam memfasilitasi peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai kegiatan berbasis literasi dan penguatan karakter.

Webinar ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi antarpendidik di Flores Timur masih sangat kuat. Dengan pendekatan berbasis solusi dan praktik baik yang telah terbukti berhasil, diharapkan semangat datang ke sekolah tepat waktu dapat menjadi budaya baru di lingkungan pendidikan Flores Timur. (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top