
Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrikus Fernandez Larantuka telah mengungkapkan kronologi kematian Ibu Novita Diliana Uba Soge dan anaknya Maria Fatima Bahy. Pengungkapan kronologi kematian Ibu dan Anak yang menyita perhatian publik ini, telah dilaksanakan pada Selasa 23 April 2024 saat konferensi pers bersama awak media di Larantuka.
Pada kesempatan itu, berdasarkan berita yang dirilis Victorynews.id pihak Rumah membeberkan hasil Audit Maternal Perinatal (AMP) yang telah dilakukan sebelumnya. Dan berdasarkan kesimpulan Audit Maternal Perinatal bahwa, penyebab kematian ini adalah perdarahan pasca persalinan. Dari hasil tersebut telah dikomendasikan kepada manajemen RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka untuk melakukan perbaikan mutu pelayanan.
Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI) Kabupaten Flores Timur sebagai Organisasi Profesi tempat Almahrum Ibu Novita belajar bersama rekan guru lainnya, secara lembaga merasa sangat kehilangan sosok Ibu Novi. Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Flores Timur, pada kesempatan tatap muka terdahulu antara Pihak Rumah Sakit, Keluarga Ibu Novi, DPRD Kabupaten Flores Timur, dan PGRI Flores Timur membeberkan profil Almahrum yang dalam catatan PGRI dikenal sebagai guru yang periang, aktif dalam kegiatan PGRI dan menjadi salah satu Pengurus PGRI Cabang Kelubagolit pada Sekretaris Bidang Pemberdayaan
Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian, setelah mendapat adanya informasi terkait penyampaian hasil audit kematian Almahrum Ibu Novi dengan rekomendasi perbaikan mutu, memberikan saran kepada pihak RSUD Hendrikus Fernandez untuk mengagendakan waktu silaturahmi dengan keluarga Almahrum Ibu Novita.
“Konferensi pers telah dilakukan oleh Pihak RSUD Hendrikus Fernandez bersama awak media, lalu langkah baik apa yang dapat ditempuh selanjutnya? kami dari PGRI Flores Timur memberikan saran agar pihak rumah sakit dapat mengagendakan waktu membangun silaturahmi dengan Keluarga Almahrum Ibu Novita. Bangun komunikasi dari hati ke hati. Jika selama ini, informasi dari pihak RSUD hanya diperoleh oleh keluarga melalui media, setelah penyampaian hasil audit ini, pihak RSUD boleh menemui Keluarga Ibu Novita. Permohonan maaf di media telah dilakukan, hemat kami, permohonan maaf yang sama boleh disampaikan langsung kepada pihak keluarga,”kata Maksi (Humas PGRI Flores Timur)
