
PGRI Kabupaten Gresik menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan memberikan donasi untuk pembangunan Gedung Guru PGRI Kabupaten Flores Timur. Bantuan ini diberikan dalam rangka mendukung pengembangan fasilitas pendidikan di daerah tersebut, yang akan menjadi tempat yang lebih baik bagi para guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Donasi ini menjadi contoh nyata solidaritas antar sesama anggota PGRI yang tersebar di berbagai daerah.
Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pengurus PGRI Kabupaten Gresik. Menurut Maksi, bantuan yang diberikan oleh PGRI Kabupaten Gresik adalah bukti nyata dari semangat kebersamaan yang ada dalam organisasi ini. Ia mengungkapkan, donasi tersebut sangat berarti bagi kemajuan PGRI Kabupaten Flores Timur dan akan memberikan dampak positif bagi seluruh anggota.
Maksi menambahkan, solidaritas yang ditunjukkan oleh PGRI Kabupaten Gresik bukan hanya sebuah bantuan materi, tetapi juga sebuah wujud nyata dari semangat persatuan dalam “Rumah Besar Organisasi PGRI”. Dengan adanya dukungan ini, ia berharap PGRI Kabupaten Flores Timur dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Bantuan ini juga akan mempermudah para guru dalam melaksanakan tugas mereka di lingkungan yang lebih nyaman.
Pada kesempatan yang sama, PGRI Kabupaten Gresik berharap agar donasi yang diberikan dapat memperkuat hubungan antar pengurus dan anggota PGRI di seluruh Indonesia. “Kami berharap bahwa bantuan ini tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi kemajuan pendidikan,” ujar Ketua PGRI Kabupaten Gresik.
Melalui donasi ini, diharapkan solidaritas antara PGRI Kabupaten Gresik dan PGRI Kabupaten Flores Timur semakin erat. Semangat saling menopang dan mendukung antar sesama anggota PGRI diharapkan dapat terus berkembang, sehingga organisasi ini dapat terus menjadi kekuatan yang mendukung dunia pendidikan di Indonesia.(Humas PGRI Kabupaten Flores Timur)
