RELEVANSI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PARA GURU

Baik dari segi teoritis maupun praktis, kegiatan ini dapat dilihat dari prespektif filosofis, pedagogis, dan ekonomis.

Dari segi filosofis, struktur pribadi manusia tidak hanya aspek kognitif (pengetahuan) dan aspek afektif (sikap atau mentalitas), melainkan juga aspek psikomotorik (keterampilan). Pendidikan sekolah sejak awal memberi ruang bagi pengembangan aspek psikomotorik.

Dari segi pedagogis, pelatihan kewirausahaan di sekolah, dimaksudkan untuk membekali para siswa dengan kemampuan – kemampuan praktis agar mereka tidak hanya bisa berteori melainkan kemampuan – kemampuan dalam memasuki dunia kerja, baik menjadi tenaga kerja di sebuah lembaga maupun berusaha mandiri menciptakan lapangan kerja sendiri.

Dari segi ekonomis, kewiraushaan merupakan kegiatan produktif dan berdampak pada keuntungan ekonomis, menghasilkan barang dan jasa. Kewirausahaan tidak eksklusif, artinya terbuka kepada siapa saja, termasuk mereka yang telah memiliki profesi tertentu, misalnya guru dalam mengupayakan penghasilan tambahan.

HARI BAIK BERSAMA PEREMPUAN PGRI FLORES TIMUR. SENAREKO !

(Magdalena Oa Eda Tukan)

Scroll to Top