SMAN I ADONARA TENGAH SIAP KEMBANGKAN BAKAT DAN MINAT SISWA

Bakat dan minat adalah satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan begitu saja. Minat adalah bagian ekspresi dari bakat yang seseorang miliki. Kartini Kartono mengatakan bahwa bakat merupakan hal yang mencakup segala faktor yang ada di dalam diri individu yang dimiliki sejak awal pertama kehidupannya dan kemudian menumbuhkan perkebangan keahlian, keterampilan, dan kecakapan tertentu. Menurut Slamento, Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh.

Dengan demikian, maka bakat seseorang yang telah dianugerahi sejak lahir, haruslah dikembangkan lewat minat yang digeluti secara tulus, bukan dengan paksaan.

Hal tersebut diatas sudah dilaksanakan di SMA Negeri I Adonara Tengah, yang berlokasi di lembah Waitete, Pertengahan Desa Kenotan dan Lite, di Kecamatan Adonara Tengah. Demi bakat dan minat siswa, Sekolah yang baru saja meniup lilin ulang tahun ke delapan itu,  empat tahun silam pernah mengadakan kegiatan ekstrakurikuler pada sore hari. Namun, karena mengalami beberapa kendala, akhirnya mandek hingga tahun pelajaran 2021/2022 berakhir. Kendala utama yang dihadapi adalah karena siswa dan guru yang sudah dikuras tenaga dan pikirannya sejak pagi, dipaksa untuk datang lagi pada sore harinya. Tentu saja, hal ini sangat mempengaruhi kelancaran pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler.

Bertolak pada pengalaman di atas, maka pada tahun pelajaran baru ini, berdasarkan hasil rapat dewan Guru, SMAN I Adonara tengah telah memutuskan untuk menjadikan tiap hari sabtu dalam pecan sebagai hari kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini digagas untuk menghidupkan kembali kegiatan ekstrakurikuler demi bakat dan minat siswa. “Bagaimanapun juga, selain siswa nantinya mapan di bagian pengetahuan dasar, mereka juga wajib tampil terampil di Masyarakat sesuai dengan bakat dan minat mereka”, kata Maximus Mamung Gesi selaku kepala Sekolah saat memberi arahan terakhir pada rapat akhir tahun pelajaran Dewan guru, selasa 21 Juni 2022 Lalu.

Bagai gayung bersambut, keputusan ini bukan sekedar keputusan yang pudar begitu saja dilahap sang waktu. Guru dan siswa dengan suara yang satu dan sama telah menjalankan keputusan ini, sejak sabtu efektif pertama dalam kalender pendidikan tahun pelajaran 2022/2023. Sabtu, 6 agustus 2022, langit yang memayungi lembah waitete itu terlihat biru. Guru dan siswa begitu semangat meski raga masih dihembusi udara sejuk, hawa khas di daerah yang terkenal dengan kopi Lite itu. Kostum kuning berbis biru muda, nampak begitu serasi berpadu dengan semburat cahaya pagi di barisan para siswa. Di belakang barisan siswa, nampak juga barisan rapi para guru dengan kostum hitam berbis biru tua. Hari itu, kegiatan diawali dengan senam pagi bersama.

Setelah Usai melenggok-lenggok seirama dengan alunan music khas senam, guru dan siswa bergegas ke ruang yang telah dibagi, sesuai dengan bakat dan minat. Di ruang pertama, lurus dari lorong masuk sekolah, ada pak Yanuarius Kopong masan bersama rekan pendamping yang lain, tak bosan-bosan menggurat kreasi seninya pada diri siswa yang memilih seni budaya sebagai kegiatan ekstakurikuler. Kelompok paduan suara SMA Negeri I Adonara Tengah telah terbentuk. 

Di ruang kedua, sebelah kiri dari ruang pertama, ada ibu Alfreda Nogo igo dan rekan-rekannya, lewat kegiatan ekstrakurikuler English club, sedang berusaha keras mengatur lidah pengkonsumsi ubi dan keladi agar fasih berbahasa inggris. Mereka telah merencanakan sehari dlaam seminggu sebagai English day bagi warga sekolah SMAN I Adonara Tengah.

Tampak juga di ruang tembok lainnya, Ibu Marleni Sedtu bersama rekan-rekannya lewat resep makanan pada bagian ekstrakurikuler Tata boga sedang membagi petuah bijak bahwa kaum Ina harus telaten di dapur, dan dapur juga tak haram untuk kaum ama.

Dari luar ruang, tampak pak Heribertus bersama rekan-rekannya begitu tekun mengatur otot dan otak para calon olahragawan olahragawati dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Sambil berlatih, Mereka berharap agar jangan sampai bakat siswa yang mampu mengukir pesona si kulit bundar bakalan padam sebelum turun ke lapangan hijau. SMAN I Adonara Tengah akan menanggung malu, jika minat siswa dalam mengover si kulit bundar di bibir net harus kandas sebelum bertanding.

Tak hanya empat kegiatan ekstrakurikuler yang telah dilaksanakan di SMAN I Adonara Tengah.di salah satu ruang bambu, terdengar begitu lirih sekian ucapan profisiat untuk komunitas literasi yang dibentuk pada hari itu juga. “LAHUNA BATU TAWA, kami ucapkan selamat hari lahir, selamat datang di SMAN I Adonara Tengah” pak Thomas Arakian selaku koordinator bagian Literasi tampak begitu semangat memberi sepatah dua kata untuk kegiatan hari itu. LAHUNA BATU TAWA telah dimateraikan sebagai komunitas literasi SMA Adonara Tengah. Nama adalah kekuatan. Dan telah diyakini, bahwa kekuatan nafas literasi di SMAN I Adonara Tengah berasal dari nama komunitas yang telah lama singgah di rahim inisiatif, namun baru lahir pada hari itu.

LAHUNA BATU TAWA, selain merupakan singkatan dari kumpuLAn pengHUni zoNA Baca TUlis Adonara TengAh WAitete, juga diramu dari tiga kata, yaitu Lahuna, Batu dan Tawa. Lahuna, dalam bahasa Lamaholot merujuk pada salah satu jenis tumbuhan hutan yang cukup bertahan lama dalam hidud. Tanpa perlu banyak disiram dan diberi pupuk pun, ia tetap hidup. Semoga LAHUNA dari SMAN I Adonara Tengah yang baru lahir, tetap tumbuh, hidup sambil terus berharap agar disiram dan diberi pupuk oleh pihak manapun yang mendukung. Batu, dalam bahasa Indonesia jenis benda ini sudah tentu kita ketahui sebagai benda asal muasal tanah, tempat bertumbuh dan berkembang biak segala jenis maklukh. Batu takkan mudah hancur. Semoga batu dari SMAN I Adonara Tengah menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya literasi untuk Adonara Tengah bahkan meluas hingga nanti. Tawa, dalam bahasa lamaholot artinya tumbuh. Semoga tawa milik SMAN I Adonara Tengah adalh tumbuh yang takan mati hingga zaman keberapapun. Sengaja disatupadukan bahasa Lamaholot dan bahasa Indonesia dalam inisial ini, agar Lamaholot tetap hidup untuk Indonesia. LAHUNA BATU TAWA, tidak saja menumbuhkembangkan sastra Indonesia, tetapi juga berkecimpung dalam sastra Lamaholot yang semakin hari semakin purna di hati dan pikiran kalangan anak muda Lamaholot. Hal ini tampak jelas pada program kerja yang telah disusun oleh para pendamping kegiatan ekstrakurikuler bagian literasi pada point kelima khusus memuat tentang sastra lamaholot.

Jadi, sabtu adalah hari indah yang dinanti-natikan tiap insane penghuni SMAN I Adonara Tengah, karena sabtulah yang memberi nuansa beda setelah lima hari dihadapkan pada tuntutan pelajaran yang kian menguras pikiran dan tenaga. Meskipun hal ini adalah hal lumrah bagi sekolah lain di Flores Timur, namun bagi SMAN I Adonara Tengah, ini adalah nafas baru yang akan senantiasa dihembuskan pada hidup perjuangan di hari-hari mendatang. (Ditulis Oleh Maria Irmina Ina Lipat, S.Pd/ Guru SMAN 1 ADonara Tengah)

Scroll to Top