
Atanasius Rapok Boli/ Kepala SMPN Satu Atap Lamawolo
Upaya membumikan pendidikan karakter di Flores Timur menuai hasil positif. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur resmi mengumumkan pemenang Lomba Penerapan Pendidikan Karakter Tematik di Sekolah yang berlangsung selama bulan April hingga Mei 2025.
SMPN Satu Atap Lamawolo keluar sebagai Juara 1, disusul oleh SDK La Mennais sebagai Juara 2, dan SMK Sura Dewa Larantuka sebagai Juara 3. Sementara itu, SMPN 3 Tanjung Bunga terpilih sebagai Juara Favorit atas partisipasi dan pendekatan kreatif yang diapresiasi oleh Tim Juri dan publik.
Lomba ini merupakan bagian dari dukungan PGRI terhadap gagasan Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis lokal di satuan pendidikan. Berbagai karya yang dikirim oleh sekolah-sekolah menunjukkan kesungguhan dan inovasi dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa, mulai dari kegiatan rutin harian yang beretika, hingga program tematik yang menyentuh aspek sosial dan budaya.
Tim juri yang terdiri dari Harsiana Wardani, M.Pd (Kepala SDN Kasihan, Yogyakarta), Hortensi Herima, S.Pd (Kepala SMKN 3 Komodo, Labuan Bajo), dan Fandi Setiyanto, S.Pd (Sekretaris PGRI Flores Timur) menilai karya-karya yang masuk berdasarkan keterlibatan siswa, konsistensi program, orisinalitas, serta dampak nyata di lingkungan sekolah.
“Prestasi sekolah-sekolah ini membuktikan bahwa karakter bukan hanya diajarkan, tetapi bisa ditumbuhkan dan dijadikan budaya bersama. Ini momentum baik bagi kita semua,” ujar Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur.
Piagam penghargaan untuk para juara akan diserahkan pada momen kegiatan terdekat PGRI Kabupaten Flores Timur. Informasi terkait teknis penyerahan akan diumumkan melalui kanal resmi organisasi.
Di balik keberhasilan ini, PGRI Flotim juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan siswa yang telah berpartisipasi dalam lomba ini. “Tahun 2025 kami tetapkan sebagai tahun konsistensi dan komitmen untuk terus mendukung Pemerintah Daerah dalam menumbuhkan pendidikan karakter tematik yang menyentuh hati dan membentuk masa depan,” tambah Maksimus.
Dengan semangat yang terus menyala, Lomba Pendidikan Karakter Tematik ini bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah strategis menuju pendidikan Flores Timur yang lebih berkarakter, inklusif, dan bermakna. (Humas PGRI Flotim)
