
Pendidikan adalah bagian yang penting, fundamental dan strategis yang mesti dimiliki oleh seorang anak dalam menopang masa depannya. Proses pendidikan yang baik, menjadi modal diri menghadapi dunia kerja dan beradaptasi dengan medan bermasyarakat.
Tangung jawab pendidikan tidak tunggal menjadi tangung jawab lembaga pendidikan dalam hal ini guru, tetapi merupakan kerja kolaborasi antara orang tua di rumah dan guru di sekolah. Tugas mulia ini tidak dititik beratkan pada satu elemen semata tetapi membutuhkan kerja sama.
Tugas mengajar dan mendidik seorang anak bukan satu hal yang mudah. Butuh kematangan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman, kematangan emosional bagi seorang guru untuk kemudian bisa mengajar dan mendidik.Unsur orang tua dan guru adalah elemen kunci. Satu bergerak, yang lain mendukung dan menopang tidak saling menyalahkan!
SMAN 1 Larantuka terpanggil memberikan jembatan edukasi menghungkan sekolah, siswa dan orang tua untuk sama sama melihat minat, bakat, kemampuan peserta didik untuk memilih mata pelajaran pilihan Fase F (Kelas IX dan XII) agar dapat memproyeksi masa depan seorang anak. Jumat (5/4/24) secara lembaga SMAN 1 Larantuka mengundang orang tua wali peserta didik kelas sepuluh untuk mendapatkan sosialisasi terkait Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan Fase F yang dipusatkan di Aula SMAN 1 Larantuka.
Kepala SMAN 1 Larantuka, Yakobus Milan Betan didampingi Kepala Urusan Kurikulum (Kaur), Thomas Lewar, Kaur Kesiswaan Ines Belang, Kaur Humas Sil Witin, Kaur Sarana Prasarana Maxi Kolin memberi arahan, petunjuk, juga motivasi kepada orang tua wali yang hadir kurang lebih 300 orang untuk satu presepsi dalam pemilihan mata pelajaran pilihan Fase F.
Thomas Lewar, Kepala Urusan Kurikulum SMAN 1 Larantuka secara detail menjelaskan pembagian pilihan Mata Pelajaran mulai dari pilihan 1 meliputi Matematika Lanjut, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris Lanjutan, Informatika, Pilihan 2; Biologi, Kimia, Sosiologi, Bahasa Inggris Lanjutan, Prakarya, Pilihan 3; Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Bahasa Inggris Lanjutan, Prakarya, Pilihan 4; Ekonomi, Geografi, Biologi, Matematika Lanjut, Prakarya dan pilihan 5; Antropologi, Bahasa Indonesia Lanjutan, Bahasa Inggris Lanjutan, Bahasa Jerman dan Prakarya. Tidak hanya menjelaskan pembagian menu mata pelajaran ini, mantan Guru Fisika pada SMA Katolik Frateran Podor Larantuka inipun memproyeksikan pilihan mata pelajaran dan peluang pekerjaan anak di masa yang akan datang.
SMAN 1 Larantuka telah memulai cara yang bernas dan solutif dalam membantu menjembatani pemahaman kepada orang tua dan anak untuk dapat sama sama memberikan pendampingan kepada anak mulai dari proses pendidikan hingga mendapatkan pekerjaan. Orang tua sangat ditolong pemahamannya terkait mata pelajaran yang akan dipilih anaknya saat ke kelas berikut ataupun lanjutan pada jenjang pendidikan tinggi.
