Apa saja Kegiatan Edukatif yang dilakukan PGRI Flores Timur selama tahun 2024? Berikut ulasannya

Suasana Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Flores Timur, 30 Desember 2024

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur terus menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para guru melalui berbagai kegiatan edukatif sepanjang tahun 2024. Dalam upaya memenuhi kebutuhan anggotanya, PGRI Flores Timur telah melaksanakan 31 kegiatan sejak Januari hingga akhir tahun.

Kegiatan ini dimulai pada 12 Januari dengan Workshop Membangun Sekolah Inovatif, dilanjutkan dengan Sosialisasi Pengelolaan Kinerja Platform Merdeka Mengajar pada 22 Januari, dan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka pada 29 Januari. Pada bulan Februari, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Menulis Hasil Praktik Baik di Sekolah (12 Februari). Maret diisi dengan kegiatan Budaya Menulis Sebagai Sarana Pengembangan Karakter pada 13 Maret.

Pada bulan April, rangkaian kegiatan meliputi materi seperti Berani Menulis di Media Nasional (24 April), Pemanfaatan Google Workspace for Education (25 April), dan Materi Stop Bullying (26 April). PGRI juga memperkenalkan penggunaan teknologi seperti AI dalam pendidikan melalui kegiatan bertema Penerapan AI dalam Asesmen Pembelajaran (27 April). Selain itu, pada 30 April, digelar pelatihan tentang Kekuatan Komunikasi dan Kolaborasi.

Di bulan Mei, PGRI memfokuskan kegiatan pada literasi dan inovasi. Di antaranya adalah materi Budaya Literasi dan Numerasi (1 Mei), Webinar Nasional Hardiknas 2024 Guru Inspiratif Menginspirasi Bangsa (2 Mei), serta Media Pembelajaran Inovatif (13 Mei). Kegiatan lain termasuk Sosialisasi Beasiswa LPDP 2024 dan pelatihan-pelatihan yang mendukung pembentukan karakter siswa, seperti Tips Membentuk Karakter Anak (15 Mei) dan Membangun Budaya Positif di Sekolah (16 Mei).

Pada Juni, fokus diberikan pada penerapan Disiplin Positif di sekolah. Kegiatan seperti Menerapkan Disiplin Positif dan Nilai Kebajikan (6 Juni) hingga Praktik Baik Segitiga Restitusi di Sekolah (12 Juni) memberikan guru keterampilan dalam mendukung lingkungan belajar yang sehat dan efektif.

Memasuki September, PGRI melaksanakan pendampingan intensif untuk guru yang mengikuti Lomba Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Inovatif, serta persiapan Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2024. Kegiatan lainnya termasuk Pembelajaran untuk Memenuhi Kebutuhan Murid (18 September) dan Pembangunan Sosial Emosional (19 September).

Menjelang akhir tahun, PGRI melaksanakan Lokakarya Sekolah Ramah Anak (2 November) dan Berbagi Praktik Baik Budaya Literasi yang berkolaborasi dengan SMPN 5 Mandai, Maros, Sulawesi Selatan (12 November).

Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian, menegaskan komitmen organisasi untuk terus berkolaborasi dan memberikan yang terbaik bagi guru. “Kami akan terus bergandengan tangan dengan semua pengurus, memberi diri, dan berkorban demi kemajuan guru di Flores Timur,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan edukatif ini, PGRI Flores Timur berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan pendidikan di wilayah tersebut. (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top