
Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Frateran Podor merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupaten Flores Timur. Bicara tentang mutu, sejak berdiri hingga saat ini SMAK Frateran Podor selalu menjadi terbaik. Segudang prestasi, penghargaan dan apresiasi tidak pernah berheti diterima oleh SMAK Frateran Podor dari waktu ke waktu.

Senin, (20/6/22) via telepon, Jurnalis PGRI Flotim membangun komunikasi dengan Robert Sabon Taka, salah satu guru senior di SMAK Frateran Podor untuk mendapatkan informasi terbaru terkait prestasi SMAK Frateran Podor di tahun 2022.
Kepada Jurnalis PGRI Flotim, Sabon Taka menyampaikan sejumlah prestasi siswa SMAK Frateran Podor. Sejumlah prestasi di enam bulan pertama tahun 2022 ini diantaranya, 23 Maret 2022 meraih piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kontributor Pencapaian Rekor MURI pada Peluncuran Buku Fiksi dan Nonfiksi terbanyak. Ada 50 siswa SMA Podor menulis puisi untuk terbitan itu.

Berikutnya 4 Juni 2022 Juara I Lomba Tulis dan Baca Puisi atas nama, Helena Odi Lamak, Kelas XI Bahasa, Juara Favorit 2 Lomba Tulis dan Baca Puisi atas nama Christina Happy Hermanto dari Kelas X Bahasa. Perlombaan ini diselenggarakan oleh Universitas Flores Ende.

14 Juni 2022 meloloskan 7 siswa (41%) di 6 Mata Pelajaran (MP) mewakili Flotim dalam Ajang Olimpiadr Sains Nasional (OSN) tahun 2022 yaitu, Isabela Dolores Gelalek (Astronomi), Regina Tri Indah Romat Ritan (Astronomi), Josef Freinademtz Hukuribu Keban (Biologi), Bernadine Boleng Koten (Geografi), Paulina Veronica Jawa Koles (Matematika), Karolina Angelica Daton (Kebumian) dan Maria Bernadina Uto Tukan (Informatika).
18 Juni 2022, Sanggar Tawa Gere SMAK Podor masuk 5 besar festival virtual Perayaan Budaya Nusantara II kategori Tari Tradisi yang diselenggarakan oleh Majelis Nasional Pendidikan Katolik tahun 2022.
Robert Sabon Taka menambahkan,selain kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler produktif yang dilaksanakan di SMAK Frateran Podor, saat ini lembaga sangat serius menggenjot pengembangan literasi di sekolah. Menurut Sabon Taka, literasi diyakini merupakan modal dasar pengembangan diri. Di tahun mendatang, Gerakan Literasi akan ditetapkan menjadi program wajib yang melibatkan semua guru mata pelajaran.

“SMAK Frateran Podor siap menerapkan gerakan literasi sebagai program wajib, tapi bukan dengan membaca 15 menit di awal pelajaran itu. Kita akan mewajibkan guru Mata Pelajaran mengutip beberapa paragraf dari sebuah novel/cerpen/berita aktual/cerita sejarah, dan lain-lain yang mengandung pesan yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan dibelajarkan kepada siswa. Pesan itu akan menjadi motivasi untuk mempelajari kompetensi pelajaran hari itu. Di akhir pelajaran, kegiatan literasi ini dimaksudkan sebagai penyimpulan atau refleksi. Selain itu, kegiatan literasi berupa Majalah Dinding (Mading), perayaan bulan Bahasa dan kegiatan literasi dalam rangka pesta sekolah dan lain-lain tetap berlanjut,” terang Sabon Taka.

Guru Penata Kurikulum SMAK Frateran Podor ini mengajak Generasi Muda Flores Timur juga orang tua yang anaknya baru saja tamat di bangku SMP untuk selektif memilih jenjang SMA/K. “Memang ada banyak SMA/K di Kabupaten Flores Timur dan tetangga lainnya, tetapi yang dapat menjamin masa depan lebih baik, tentu sekolah yang secara mutu tidak diragukan, juga prestasi prestasi Peserta Didik di berbagai bidang baik akademik, olahraga maupun seni dan budaya. SMAK Frateran Podor menjadi pilihan yang tidak mengecewakan,” kata Sabon Taka
Penulis : Humas PGRI Kab. Flores Timur
