
Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ana Waha Kolin, menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dengan memberikan donasi 50 sak semen. Donasi tersebut diserahkan sehari sebelum acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2024.
Ana Waha Kolin menyatakan bahwa dukungannya ini adalah bentuk kepedulian terhadap peran penting guru dalam mencerdaskan bangsa. “Guru adalah ujung tombak dalam membangun generasi penerus yang berkualitas. Saya berharap pembangunan Gedung Guru ini dapat membantu meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru,” ujarnya.
Ketua Panitia Pembangunan, Tedi Teluma, mengapresiasi langkah tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Menurutnya, bantuan dari Ana Waha Kolin merupakan dorongan besar bagi kelancaran pembangunan gedung yang menjadi impian para guru di Flores Timur. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kontribusinya. Ini adalah wujud nyata dukungan terhadap pendidikan,” kata Tedi.
Gedung Guru PGRI ini direncanakan menjadi pusat kegiatan bagi para guru di Kabupaten Flores Timur. Selain digunakan untuk pelatihan dan diskusi, gedung ini juga diharapkan menjadi simbol persatuan dan kekuatan profesi guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.
Bantuan yang diberikan Ana Waha Kolin bukan kali pertama ia terlibat dalam kegiatan sosial. Sebelumnya, ia juga kerap mendukung berbagai program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. “Semoga langkah ini menginspirasi banyak pihak lain untuk ikut serta mendukung pendidikan,” tutup Ana.
Acara peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi momentum awal yang baik untuk merealisasikan gedung tersebut. Partisipasi berbagai pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun tokoh politik, menjadi kunci kesuksesan pembangunan ini. (Humas PGRI Kabupaten Flores Timur)
