Dinkes Flotim Gelar Kegiatan Promosi Kesehatan Jiwa dan Napza Bagi Remaja

Memperingati hari Remaja Internasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur dalam hal ini Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa melaksanakan Giat Penggerakan Masyarakat dalam Upaya Promosi Kesehatan Jiwa dan NAPZA bagi Remaja. Sasaran kegiatan bermuara pada Guru-guru Bimbingan Konseling (BK) dari tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Flores Timur.

Dalam Sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Agustinus Ogie Similar menyampaikan bahwa target kegiatan adalah, Guru BK yang menjadi rekan team kesehatan dalam penanganan Peserta Didik yang bermasalah secara Jiwa “Terima kasih kami ucapkan pada Bapa Ibu Guru yang sudah hadir mewakili Sekolah masing-masing. Target kegiatan kita hari ini adalah, Guru BK yang menjadi rekan team kesehatan dalam penanganan Peserta Didik yang bermasalah secara Jiwa,”kata Ogie.

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan kebutuhan semua manusia Terkhusus nya para Remaja yang masih sangat membutuhkan perhatian semua kita. Maka dari itu kegiatan ini bermuara pada Guru BK yang kemudian menjadi mitra juga perpanjangan tangan team kesehatan untuk membantu peserta didik yang bermasalah secara kejiwaan. “Sakit jiwa bukan berakhir pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) saja. Namun orang yang bermasalah dengan makanan, kurang konsentrasi, yang bermasalah dengan tidur, cemas, takut, dan lain-lain juga merupakan gejala sakit jiwa. Baik depresi ringan, berat sampai kepada stres,”jelas Ogie.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Kepala Puskesmas Lambunga Dr. Ricard Doni yang membawakan materi tentang Deteksi dini dan penanganan awal pada kesehatan Jiwa Remaja dan Dr. Vinsensia Libu membawakan materi Pencegahan Penggunaan Narkotika dan Zat Adaktif  lainnya.

Maria Natalia Ana Yusti yang hadir mewakili Ketua PGRI Kabupaten Flores timur menyampaikan bahwa Antusias Guru dalam kegiatan ini sangat baik.

“Antusias Guru BK yang terlibat dalam kegiatan ini sangat baik. Apresiasi kepada Dinas Kesehatan karena sudah melaksanakan kegiatan ini. Guru BK tentu sangat merindukan giat kolaborasi semacam ini karena dibutuhkan oleh Guru BK sebagai pedoman dalam pelaksanaan mendeteksi kondisi kejiwaan anak di sekolah,”tururnya (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top