KETUA PGRI FLORES TIMUR AJAK PARA GURU BERDONASI BANTU KORBAN ERUPSI GUNUNG LEWOTOBI

Maksimus Masan Kian/ Ketua Kabupaten PGRI Flores Timur, NTT

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kabupaten Flores Timur (Flotim) Maksimus Masan Kian mengajak para guru se Kabupaten Flores Timur untuk berdonasi membantu korban erupsi gunung Lewotobi. Menurut Maksi, para guru adalah profesi yang sangat peka secara sosial menyikapi peristiwa kemanusian. Oleh karena itu, donasi yang datang dari para guru sangat diperlukan.

Maksi mengatakan, donasi memiliki potensi meredakan penderitaan dan kesulitan yang dihadapi oleh individu atau kelompok yang mengalami musibah. Bantuan yang diberikan dapat membantu mengurangi beban psikologi yang dihadapi.

“Duka akibat erupsi gunung Lewotobi terjadi di Kabupaten Flores Timur dan itu benar-benar menjadi duka kita. Duka akibat erupsi gunung Lewotobi menimpa ribuan warga termasuk para guru dan peserta didik. Duka di dunia pendidikan. Duka pada profesi guru. Duka pada organisasi profesi kita yakni PGRI. Kami mengajak kepada segenap guru dan tenaga kependidikan se Kabupaten Flores Timur untuk dapat memberikan sumbangan secara sukarela baik dalam bentuk barang maupun finacial. Sumbangan bisa langsung diberikan ke lokasi, atau bisa juga melalui PGRI Kabupaten Flores Timur untuk didistribusikan,” kata Maksi.

Lebih lanjut, mantan Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) ini mengatakan, sikap solidaritas mesti terus diperkuat. “Seperti slogan PGRI yakni, solidaritas yes…, para guru harus terus memperkuat rasa solidaritas. Pengurus PGRI Kabupaten Flores Timur dalam gerakan membantu korban erupsi gunung lewotobi, telah turun ke lokasi dan memberikan trauma healing. Pada hari berikutnya, telah melalukan penggalangan dana di Kota Larantuka yang selanjutnya akan didistribusikan secara merata ke lokasi pengungsian. Prinsip yang kita bangun adalah, bukan soal berapa nominal, tetapi nilai dari sikap solidaritas yang akan menjadi warisab kehidupan di masa yang akan datang. Sekali lagi, saya mengajak kita semua, para guru baik PNS, PPPK maupun non ASN untuk dapat memberikan sumbangan secara sukarela,” kata Maksi.

Scroll to Top