
Guru penggerak adalah seorang guru yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Mereka merupakan guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga sebagai motivator, penggerak, serta fasilitator dalam menumbukan semangat belajar siswa.
Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembangnya murid secara holistik; aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar pancasila.
Kemampuan dan keterampilan guru penggerak lebih mumpuni dari guru pada umumnya dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif jika dilihat dari proses pembelajaran yang mereka lewati sebelum ditetapkan sebagai seorang guru penggerak.
Berdasarkan latar belakang di atas dan melihat kondisi dan keberadaan anak anak sekolah di lokasi pengungsian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian, memberikan saran kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur dan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Flores Timur untuk dapat memberikan penugasan khusus kepada guru penggerak di Kabupaten Flores Timur mendampingi dan memberikan pembelajaran bagi anak anak korban erupsi gunung Lewotobi
” Untuk kondisi darurat saat ini, kami sarankan kepada kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur dan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Flores Timur untuk dapat memberikan penugasan khusus kepada guru penggerak di Kabupaten Flores Timur mendampingi dan memberikan pembelajaran bagi anak anak korban erupsi gunung Lewotobi. Kami berpandangan, kelompok guru penggerak memiliki pengetahuan dan keterampilan plus dalam memberikan pendampingan pembelajaran anak anak di lokasi pengungsian. Guru penggerak memiliki seribu satu cara menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Anak anak pasti senang belajar bersama guru penggerak,”kata Maksi.
