
Petrus Juang Koten
Pada hari yang sama, Sabtu 5 Oktober 2024 setelah bertemu tokoh PGRI, Opa Sisu Asan di Kelurahan Balela, didampingi Wakil Ketua Bapak Egidius Demon Lema kami bergerak menuju ke kediaman Bapak Petrus Juang Koten di Kelurahan Pohon Bao. Walau tanpa ada janjian sebelumnya, semesta mempertemukan kami dalam suasana diskusi yang hangat.
Sama seperti Opa Sisu Asan, pancaran semangat yang sama juga terlihat dari wajah Bapak Petrus Juang Koten. Jika Opa Sisu Asan adalah sekretaris PGRI Kabupaten Flores Timur kala itu, Bapa Juang Koten berada pada posisi Wakil Ketua untuk sekian periode lamanya.
Pada kesempatan diskusi yang baik antara Aktivis PGRI Flores Timur beda zaman itu, Bapa Petrus Juang Koten berpesan dua hal dalam organisasi yaitu, pertama pengorbanan dan kedua intens menggelar rapat.
“Organisasi itu bisa hidup dan berjalan dengan baik jika Pengurus bisa berkorban. Tanpa pengorbanan, kita tidak berharap banyak organisasi tersebut bisa berjalan dengan baik atau hidup. Dulu, di tengah keterbatasan. Belum ada perkembangan informasi dan teknologi seperti sekrang ini, kami harus berjalan kaki, menggunakan transportasi seadanya dengan kondisi jalan yang rusak untuk melakukan konsolidasi. Memang harus membutuhkan pengorbanan. Hal berikut yang kami sampaikan yaitu, rutinitas rapat. Organisasi tanpa rapat rutin, jangan berharap untuk bisa melakukan banyak hal atau merealisasikan program organisasi. Apapun itu dalam organisasi, rpaat adalah napasnya. Buka forum, bicarakan dan laksanakan secara bersama. Bagaimana mungkin dapat melakukan sesuatu dalam organisasi tanpa adanya rapat? Sekali lagi, rapat sangat sangat penting dalam organisasi,”kata Juang Koten.
Pada kesempatan lainnya, Petrus Juang Koten, Kader PGRI Flores Timur terbaik pada masanya itu memberikan apresiasi kepada PGRI Periode 2020-2025 dibawah Komando Maksimus Masan Kian. Menurut Juang Koten, sudah semakin baik tinggal dijaga dan terus rawat kepercayaan anggota terhadap Organisasi Profesi PGRI. ” Masing-masing kader punya masa, setiap masa memiliki kadernya masing-masing. Kami juga memberikan apresiasi kepada PGRI Kabupaten Flores Timur Periode 2020-2025 saat ini, dibawah Komando Maksimus Masan Kian. Menurut saya, sudah semakin baik tinggal dijaga dan terus rawat kepercayaan anggota terhadap Organisasi Profesi PGRI,”kata Petrus Koten (MMK)
