
Michael Boro Bebe, Sekretaris Bidang (Sekbid) Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur (Flotim) merilis Lomba Menulis Ritus Budaya Lamaholot, 14 April 2023 di Sekretariat PGRI Flores Timur. Program ini dirancang oleh Michael Boro Bebe, Sekretaris Bidang (Sekbid) Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Menurut Michael Boro Bebe, tujuan penulisan ritus budaya Lamaholot diantaranya untuk memperkuat ritus yang hidup, membangun semangat guru Flores Timur untuk menulis dan mendukung Kurikulum Muatan Lokal di Kabupaten Flores Timur. “ Kita mendorong guru – guru di Kabupaten Flores Timur untuk menulis berbagai ritus yang hidup di Lamaholot seperti ritus pertanian, kematian, pernikahan, kelahiran dan lain- lain. Tujuannya adalah guru- guru bisa menulis, ritus Lamaholot terawat dan dapat diwariskan ke generasi muda serta dapat mendukung penulisan Muatan Lokal di Kabupaten Flores Timur,”kata Michael.
Setelah merilis lomba ini, Sekretaris Bidang Penelitian dan Pengabdian masyarakat segera mengirimkan persyaratan perlombaan melalui Pengurus PGRI Cabang dan Ranting serta meneruskan informasi yang sama kepada guru- guru melalui Kepala Sekolah dan mengefektifkan grup WhatsApp yang telah dibangun PGRI Flores Timur dua tahun ini.
Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur memberikan apresiasi dan respon positif kepada Ketua Sekbid Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PGRI Flores Timur. Bagi Maksi, program yang bermanfaat untuk para guru akan selalu didukung. “Pak Michael pada tahun pertama sukses melaksanakan program Workshop Penulisan Budaya Lamaholot. Tahun kedua penghijauan di mata air dan tahun ketiga di 2023 ini adalah Lomba Menulis Ritus Budaya Lamaholot. Semoga program ini dapat terlaksana sesuai dengan rencana hingga penyerahan hadiah dan apresiasi serta peluncuran Buku Ritus Budaya Lamaholot pada puncak HUT PGRI ke 78 di Kecamatan Solor Barat,’ungkap Maksi.
Maksi yakin program ini daapat dilaksanakan karena Ia sangat mengenal Michael Boro. “Saya mengenal baik Pak Michael sejak masih sama sama di Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA) Cabang Kabupaten Flores Timur. Semangatnya luar biasa kalau kita bicara Budaya Lamaholot. Pak Michael telah menghasilkan 6 buku dan konsisten dengan tema budaya diantaranya, Bau Lolon (Ritus Sentral Adat Budaya Lamaholot), Panorama Budaya Lamaholot, Mengenal Lebih Dekat Etnis Lamaholot, Menyikap Perempuan Lamaholot, Menjunjung Tinggi Martabat Ina Wae, dan telah meluncurkan Buku Menakluk Petaka Siklon Tropis Seroja Prespektif Lamaholot. Dengan pengalaman ini, saya yakni program yang digagas Pak Michael ini bisa terlaksana,”kata Maksi (Humas PGRI Flores Timur)
