
“Slmt mlm Pak, pa bgmn dgn kmi honor daerah ini, sdh msk pertngahn maret tp km blm d pnggil tuk ttd SK thn 2023 sbgai langkah awal tuk realisasi gji. Mhn bantuanx Pak. Mksi”
“Mat pagi Pa Ketua, mohon maaf kalau terus diganggu. Ada satu persoalan yang sedang dialami oleh guru2 kontrak atau honor daerah yakni hingga saat ini mereka blm dipanggil untuk menandatangani kontrak dan berimbas pada kesejahteraan tertunda pembayarannya, makasih”
“Ijin menyampaikan Pak Ketua, kami guru kontrak daerah sudah pertengahan bulan Maret ini, tapi berkaitan dengan HAK sejauh ini belum terealisasi pembayaran honorarium,,,apalagi harga pasar sudah melonjak,,,menyedihkan!
Pernyataan di atas merupakan aspirasi dari guru Kontrak Daerah Kabupaten Flores Timur yang disampaikan kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur melalui pesan whatsApp. Sejak awal Maret 2023, sangat rampai menjadi pembicaraan di kalangan guru kontrak terkait hak mereka yang belum terpenuhi.
Menanggapi aspirasi ini, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian mengatakan, kiranya segera ada perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur. “Para guru kontrak telah menjalankan tugasnya dengan baik. Kewajiban telah mereka penuhi, maka pantas mereka menuntut hak. Semoga ada jalan keluar terbaik, apalagi menjelang hari raya Paskah ini, hak mereka bisa diperoleh untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga jelang hari raya,”kata Maksi. (Humas PGRI Kabupaten Flores Timur)
