PGRI Flores Timur Undang Penerbit Nasional Terbitkan Buku Konten Muatan Lokal

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur pada Webinar hari keempat menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke 79, Sabtu (24/10/24) mengundang Kiki Ratnaning Arimbi, M.Pd, yang mengelolah Penerbitan Buku Nasional. Upaya ini dilakukan sebagai salah satu langkah meningkatkan kualitas pendidikan di daerah untuk menerbitkan buku-buku bermuatan lokal. Buku-buku yang dimaksudkan, berisi konten yang relevan dengan kearifan lokal, sejarah, budaya, serta kondisi sosial masyarakat Flores Timur. Tujuan utama dari penerbitan ini adalah agar Peserta Didik di Kabupaten Flores Timur dapat belajar dari bahan ajar yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Kerjasama dengan penerbit nasional ini dilakukan untuk memastikan kualitas buku yang diterbitkan memenuhi standar pendidikan nasional sekaligus mengangkat kekayaan lokal Flores Timur. Buku yang dihasilkan, nantinya akan digunakan di sekolah-sekolah dasar hingga menengah sebagai bahan ajar wajib atau tambahan. PGRI Flores Timur berharap langkah ini akan mendorong terciptanya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang identitas dan budaya lokal mereka.

“Penerbitan buku muatan lokal diharapkan dapat meminimalisir ketergantungan sekolah-sekolah di Flores Timur pada buku-buku umum yang kadang tidak relevan dengan kondisi di Kabupaten Flores Timur. Dengan adanya buku-buku yang disusun berdasarkan kearifan lokal, siswa dapat memahami pelajaran secara lebih kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari dukungan PGRI terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat pendidikan berbasis budaya,”kata Maksi.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Cabang Flores Timur  menyatakan bahwa penerbitan buku juga melibatkan guru-guru dalam penyusunan materi, termasuk memilih arsip hasil karya dari lomba yang diselenggarakan oleh PGRI sehingga buku yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Flores Timur. Partisipasi para guru ini diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap materi ajar yang digunakan, sekaligus menambah motivasi mereka dalam mengajar.

Kiki Ratnaning Arimbi, M.Pd, dalam webinar memberikan respon yang positif terhadap semangat para Guru yang berencana akan bekerja sama membukukan karya mereka yang selama ini ada dalam buku agenda, akun facebook, atau di laptop. “Kami yang memiliki penerbit, senang mendengar kabar baik dari teman- teman, semakin banyak yang menerbitkan buku memberikan dampak positif pada hidupnya geliat literasi di daerah. Apalagi terkait Muatan Lokal, anak anak tidak hanya mengkonsumsi konten orang lain tetapi konten milik daerahnya sendiri,”kata Kiki. (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top