PGRI FLOTIM GELAR AKSI SOLIDARITAS BERSAMA ALIANSI PEDULI LAMAHOLOT BANTU KORBAN ERUPSI GUNUNG LEWOTOBI

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur bersama Aliansi Peduli Lamaholot mengelar aksi solidaritas pada Sabtu (6/1/24) di Kota Larantuka untuk membantu korban erupsi Gunung Lewotobi. Organisasi dan komunitas yang terhimpun bersama Aliansi Peduli Lamaholot diantaranya, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Komunitas Puan Indonesia, dan Taman Baca Mekar Merona.

Tim kolaborasi yang terdiri sejumlah organisasi ini, bergerak dari Sekretariat PGRI Kabupaten Flores Timur yang berlokasi di jalan Ahmad Yani, RT 17, RW 004 Kelurahan Sarotari Tengah, Kecamatan Larantuka. Yeni Ndajang, Wakil Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur pada kesempatan membawakan sambutan sekaligus melepaskan tim ke lapangan menyampaikan terima kasih atas gagasan aksi solidaritas yang dapat direalisasikan secara bersama.

“PGRI Flores Timur tentu tidak bisa berjalan sendirian. Kita butuh kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan misi kemanusiaan ini. PGRI fleksibel bekerja sama dengan pihak manapun untuk sebuah niat yang baik. Semua kita yang berhimpun hari ini, tentu mempunyai niat yang sama, niat baik dan tulus membantu anak-anak, saudara-saudari kita di lokasi pengungsian. Paling tidak, uluran tangan kita, dapat membantu meringankan beban mereka,” kata Yeni.

Sekitar pukul, 09.30 Wita, dipandu oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Thomas Are tim bergerak menuju ke perempatan Pasar Inpres Larantuka. Berbekal pengeras suara, secara bergantian, Yeni Ndajang, Ancis Toulwala, Engki Keban, Sofi Kean, berorasi mengajak dan mengetuk warga Kota Larantuka yang melintas di lokasi tersebut.

Nampak warga sangat antusias memberikan sumbangan secara sukarela. Tim yang didominasi kaum perempuan itu bergerak menyambangi setiap warga yang melitas. Tidak hanya pejalan kaki, warga yang menggunakan roda dua dan roda empat berhenti dan memberikan sumbangan.

Aksi solidaritas di titik Pasar Inpres Larantuka berlangsung hingga pukul 12.00 WITA dengan total sumbangan, Rp.4.790.000 (empat juta tujuh ratus sembilan puluh ribu rupiah) dan dalam bentuk pakian berupa, 9 lejing perempuan, 1 celana panjang laki-laki, 9 setelah baju anak perempuan, 2 setelan baju anak laki-laki, 2 jacket anak, 1 sarung, 1 kaos anak laki-laki, 2 topi, 1 dres anak perempuan, dan 5 potong pakian.

Setelah makan siang dan beristirahat sejenak di Sekretariat PGRI Kabupaten Flores Timur, Tim kembali turun ke titik kedua yakni di pertokoan Larantuka. Aksi yang sama ini kembali menyapa dan mengetuk hati warga yang melitas di perempatan pertokoan Larantuka atau persis di jalan masuk ke Pelabuhan Larantuka. Aksi solidaritas di pertokoan yang digelar kurang lebih sejam ini mendapat donasi sebanyak Rp. 891.000 (delapan ratus sembilan puluh satu ribu rupiah). Total donasi yang terkumpul dalam aksi solidaritas sehari yakni, Rp. 5. 671.000 (Lima juta enam ratus tujuh puluh satu ribu rupiah).

Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur mengatakan, dana yang terkumpul sesegera mungkin dimanfaatkan untuk kepentingan para korban erupsi gunung berapi. ” Dana yang terkumpul sesegera mungkin dilakukan pembelanjaan barang kebutuhan para korban erupsi gunung lewotobi yang saat ini berada di pengungsian. Besok tim dari Taman Baca Mekar Merona akan turun ke lokasi dan malam ini, sebagian dana langsung kami serahkan untuk dapat dimanfaatkan. PGRI dalam pekan depan akan turun dalam mengambil peran memberikan trauma healing kepada anak -anak korban erupsi gunung Lewotobi di lokasi pengungsian. Kita terus bergerak bersama, bergandengan tangan meringankan beban para korban,”kata Maksi.

Scroll to Top