
Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 78, PGRI Kabupaten Flores Timur meluncurkan 10 lomba untuk siswa dan guru, baik secara nasional, tingkat propinsi, maupun tingkat Kabupaten Flores Timur.
Kesepuluh mata lomba itu diantaranya, Lomba Inovasi Sekolah (TK, SD, SMP,SMA/K), Lomba teater antar siswa SMP, SMA/K, Lomba Paduan Suara Mars PGRI untuk 19 PGRI Cabang, Lomba Menulis Opini Pendidikan untuk guru, Lomba Menulis Cerita Rakyat Flores Timur, Lomba Foto Pendidikan, Lomba Menulis Karya Ilmiah Remaja untuk SMA/K, Lomba Mendongeng Siswa SD, dan SMP secara nasional, Lomba Pidato Bahasa Inggris untuk siswa SMP dan SMA se NTT, dan Lomba Cerdas Cermat MIPA untuk SMP Se Kabupaten Flores Timur.
Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur mengatakan lomba dengan nuasa edukatif memberikan banyak manfaat diantaranya, peningkatan pengetahuan, pengembangan keterampilan, membangun motivasi belajar, meningkatkan kemandirian, menyebarkan pengetahuan, mendorong inovasi, penghargaan dan pengakuan, serta evaluasi kemampuan dan membuka ruang refleksi.
“Lomba edukatif memberikan manfaat positif dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, membangun motivasi belajar, mendorong inovasi dan lain- lain. Iklim lomba menjadi pintu masuk tumbuhnya kreativitas dan inovasi. Kementerian Pendidikan Kebudayaan Ristek dan Teknologi setiap tahun selalu membuka ajang komptensi antar para guru dan memberikan apresiasi. Iklim yang tercipta di daerah tentu menjadi modal yang baik untu bisa berpartisipasi dalam kompetensi di tingkat nasional,”kata Maksi. (Humas PGRI Flores Timur)
