TAHAP KE 4 BERI BANTUAN, PGRI KUNJUNGI 6 TITIK PENGUNGSIAN

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam Gerakan Solidaritas kemanusiaan Tahap ke 4 membantu korban erupsi Gunung Lewotobi pada Minggu (14/1/24) bergerak bersama PGRI Cabang Witihama, SMPS Baipito Watowiti, dan SDI Kenotan. Ada 6 titik yang dikunjungi diantaranya, Pengungsian di Wolo Kecamatan Demon Pagong, Pengungsian Persawahan Konga, pengungsian posko utama di depan Desa Konga (Kecamatan Titehena), Pengungsian di Desa Riangrita (Kecamatan Ile Bura), Pengungsian di Desa Sukutukan dan posko utama di Boru (Kecamatan Wulanggitang).

Dalam kunjungan tahap empat ini, PGRI dalam gerakan sama, selain memberikan bantuan berupa sembako dan pakian, tim edukasi juga memberikan trauma healing kepada anak-anak korban bencana erupsi Gunung Lewotobi.

Ketua PGRI Cabang Witihama, Petrus Kowa Deket menyampaikan bahwa PGRI memiliki jumlah anggota di atas lima ribuan dan itu jumlah yang sangat banyak. Jika tidak melakukan bantuan apa-apa terhadap korban bencana erupsi Gunung Lewotobi, solidaritasnya bisa diragukan.

“Hari ini, kami dari PGRI Cabang Witihama hadir 16 orang bergabung dengan PGRI Kabupaten Flores Timur. Sejak sepekan kemarin, kami memberikan informasi ke sekolah-sekolah dan dana yang terkumpul kurang lebih 17.000.000 (Tujuh Belas Juta Rupiah). Dana ini kami setor Rp.12.000.000 ke PGRI Kabupaten untuk sama sama membantu membelanjakan barang kebutuhan korban bencana erupsi di tempat pengungsian. Berkunjung dan melihat secara langsung kondisi para korban mengerakan naluri kemanusiaan kita untuk terus bergerak untuk memberikan kepedulian kepada sesama kita yang sedang dirundung duka ini. PGRI akan terus bergerak, hadir bersama memberikan bantuan kepada para korban. PGRI Kabupaten Flores Timur memiliki anggota di atas lima ribuan,jika tidak melakukan apa-apa, solidaritasnya diragukan” kata Kowa Deket

Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur memberikan apresiasi untuk gerakan kemanusian para guru Flores Timur baik melalui organisasi profesi, maupun melalui sekolah.

“PGRI Cabang Witihama luar biasa. Sejauh ini pergerakan PGRI tingkat cabang yang kami pantau, PGRI Cabang Witihama sangat gesit. Dalam sepekan hampir mendekati angka 20juta rupiah terkumpul dari donasi para guru di Kecamatan Witihama. Tidak saja mengumpulkan dana tetapi juga turun langsung dengan kekuatan penuh memberikan bantuan kepada para korban. Contoh yang baik menginspirasi PGRI Cabang yang lain di Kabupaten Flores Timur,” kata Maksi.

Scroll to Top