Webinar PGRI Flotim Berbagi Tips dan Trik Lolos Seleksi Bakat Skolastik Beasiswa LPDP 2025

Webinar PGRI Kabupaten Flores Timur, Sabtu 22 Maret 2025

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur berkolaborasi dengan calon  penerima Beasiswa LPDP asal Flores Timur dan Lembata dalam mengadakan webinar pendampingan bagi calon penerima beasiswa yang akan mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan serta berbagi pengalaman kepada peserta agar lebih siap menghadapi seleksi yang kompetitif ini.

Sebelumnya, PGRI Kabupaten Flores Timur telah berkolaborasi dengan calon penerima beasiswa yang saat ini menjalani program Pengayaan Bahasa (PB) di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) melakukan pendampingan tahap awal, pada seleksi administrasi. Inisiatif ini menjadi langkah awal dalam membantu peserta melewati tahapan penting menuju keberhasilan mendapatkan beasiswa LPDP.

Webinar kali ini, Sabtu (22/3/25) menghadirkan berbagai narasumber berpengalaman, di antaranya Rini Kartini, S.Sos., M.Ed. Kom., Dr. Cand (Awardee LPDP 2023 Batch 2) sebagai narasumber utama. Selain itu, enam narasumber pendamping turut serta dalam memberikan bimbingan, yakni Kornelis Open, S.Kom., Yohanes Kopong Geroda, S.Pd., Fransiskus Pati Soge, S.T., Simon Sara Hoko, S.Kep.Ns., Irenius Kidaman, S.H., dan Kornelis Kedaman, S.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian, menegaskan komitmen PGRI dalam mendukung anak-anak Flores Timur untuk memperoleh beasiswa. Ia menyatakan bahwa dengan keterbatasan anggaran di daerah, mendapatkan beasiswa adalah peluang emas yang harus diperjuangkan dengan persiapan yang matang. Oleh karena itu, PGRI berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dalam memahami format ujian, menyelesaikan soal, serta memberikan motivasi kepada peserta.

Narasumber utama, Rini Kartini, dalam pemaparannya menjelaskan empat bagian utama dalam Tes Bakat Skolastik LPDP, yaitu penalaran verbal, penalaran kuantitatif, penalaran logis, serta pemahaman bacaan dan pemecahan masalah. Ia juga membagikan sejumlah tips dan trik penting dalam menghadapi tes, termasuk strategi dalam mengerjakan soal secara efisien dan efektif.

Selain pemaparan materi, sesi webinar juga diisi dengan latihan soal bersama peserta. Latihan ini bertujuan untuk membiasakan calon peserta dengan pola soal yang akan mereka hadapi dalam seleksi mendatang. Para narasumber pendamping turut memberikan bimbingan teknis serta berbagi pengalaman pribadi dalam menghadapi tes seleksi.

Kornelis Open, salah satu narasumber pendamping, menekankan pentingnya manajemen waktu dalam mengerjakan soal ujian. Ia menyarankan agar peserta terlebih dahulu mengerjakan soal-soal yang dianggap mudah, sebelum beralih ke soal yang lebih sulit. Sementara itu, Yohanes Kopong Geroda mengingatkan peserta untuk memperbanyak latihan soal dan berdiskusi dengan rekan sejawat guna meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi tes.

Simon Sara Hoko, Fransiskus Pati Soge, Irenius Kidaman, dan Kornelis Kedaman menekankan bahwa selain menguasai materi akademik, peserta juga harus menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap prima saat menghadapi ujian. Menurut mereka, istirahat yang cukup dan pola makan sehat turut berperan dalam meningkatkan konsentrasi dan performa saat ujian berlangsung.

Webinar ini mendapatkan respons positif dari para peserta yang merasa terbantu dengan adanya bimbingan langsung dari para awardee LPDP sebelumnya. Mereka merasa lebih percaya diri dan memiliki strategi yang lebih jelas dalam menghadapi seleksi yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April 2025.

Dengan adanya dukungan dari PGRI dan para alumni LPDP, diharapkan semakin banyak anak muda Flores Timur dan Lembata yang berhasil meraih beasiswa LPDP dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi yang lebih unggul dan berdaya saing tinggi. (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top