Solidaritas Tak Terlupakan: Ucapan Terima Kasih dari PGRI Flores Timur untuk PGRI Sumba Timur

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ketua PGRI Sumba Timur, Melkianus Dju Rohi, S.Pd., M.Hum, atas perhatian dan bantuan nyata kepada para korban bencana erupsi Gunung Ile Lewotobi Laki-Laki melalui PGRI Flores Timur. Bantuan tersebut menjadi bukti solidaritas dan rasa kemanusiaan yang luar biasa dari saudara-saudara di Sumba Timur.

“Atas nama segenap warga Kabupaten Flores Timur, khususnya para guru anggota PGRI yang terdampak, kami merasa terharu atas perhatian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh Ketua PGRI Sumba Timur bersama seluruh anggota. Segala jasa dan kepedulian ini tidak akan kami lupakan,” ujar Maksimus Masan Kian. Bantuan yang diberikan, kata dia, sangat bermanfaat untuk meringankan beban para pengungsi yang kini masih berjuang di lokasi pengungsian.

Bantuan dari PGRI Sumba Timur telah dikirimkan sebanyak tiga kali dengan total donasi di atas Rp20.000.000. Langkah ini mencerminkan betapa besar rasa persaudaraan di antara para guru yang tergabung dalam PGRI, tidak hanya sebagai organisasi profesi tetapi juga sebagai komunitas yang peduli dan tanggap terhadap sesama.

PGRI Flores Timur bersama cabang-cabangnya telah melakukan 16 kali kunjungan ke lokasi pengungsian untuk memberikan dukungan kepada para korban. Maksimus Masan Kian menegaskan komitmen mereka untuk terus hadir dan membantu saudara-saudara yang terdampak, dengan harapan kehadiran mereka dapat meringankan beban para korban dan membangun semangat kebersamaan di tengah ujian berat ini.

“Solidaritas dari PGRI Sumba Timur, guru ASN dan PPPK, Non ASN adalah bukti nyata bahwa di tengah duka, ada tangan-tangan penuh kasih yang hadir untuk memberikan penghiburan. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang luar biasa ini,” lanjutnya. Bantuan tersebut, katanya, bukan hanya meringankan beban fisik tetapi juga menyentuh hati dan memberikan semangat baru bagi para korban.

Maksimus Masan Kian menutup dengan harapan bahwa rasa persaudaraan ini terus terjalin erat, dan semangat solidaritas antarguru di seluruh Indonesia dapat menjadi kekuatan untuk saling mendukung dalam situasi apa pun. “Sekali lagi, terima kasih kepada PGRI Sumba Timur dan seluruh guru se-Kabupaten Sumba Timur atas dukungannya. Semoga Tuhan membalas kebaikan yang telah diberikan,” tutupnya penuh haru. (Humas PGRI Flores Timur)

Scroll to Top