
Kelakuan Teguh Sumarno, dan timnya belakang ini semakin menjadi jadi. Jumlah mereka yang hanya dua tiga orang itu, diduga terus menyusun strategi mengoyang PGRI. Perbuatan yang tidak terpuji ini benar benar terkategori perbuatan yang memalukan!
Tamak untuk mendapatkan kekuasaan secara inkonstitusional. Menggelar Kongres Luar Biasa yang abal-abal dan tidak berdasar. Menyebar pemberitaan hoaks diberbagai media dengan klaim sebagai Ketua Umum PB PGRI.
Saudara Teguh Sumarno, kami anggota PGRI yang rasional ini menyarankan agar saudara boleh memeriksa kesehatan. Saudara membangga-banggakan putusan banding di PTUN, itu sudah KEDALUWARSA Pak. Saudara memahami tidak, proses pemilihan seorang Ketua Umum di PGRI sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga? Coba paparkan, berapa dan siapa saja Ketua PGRI Propinsi se Indonesia, berapa Ketua PGRI Kabupaten yang kau klaim dirimu sebagai Ketua Umum PB PGRI itu? Di mana Sekretariatmu? Apa programmu untuk guru Indonesia. Sekali lagi, kami sarankan untuk Saudara memeriksa kesehatan. Kenapa? Tindakan yang kamu lakukan itu melanggar AD ART Organisasi PGRI. Organisasi PGRI itu organisasi besar dan bermartabat. Tidak mimpi semalam, berhalusinasi jadi ketua di ruang sempitmu itu!
Klaim sesat akan terus menemukan jalan sesatmu. Satu kali hoaks yang dilakukan akan terus melatihmu terampil melahirkan hoaks berikutnya. DAN KAMI PARA GURU INDONESIA TIDAK AKAN PERCAYA SETITIKPUN OCEHANMU. Kau paham ini, Saudara Teguh Sumarno?
